Rabu, 04 Apr 2018 08:37 WIB

Merokok Sambil Naik Motor Makan Korban Lagi, Kok Enggak Kapok?

Firdaus Anwar - detikHealth
Merokok sambil berkendara adalah hal yang membahayakan. Foto: Rangga Rahardiansyah Merokok sambil berkendara adalah hal yang membahayakan. Foto: Rangga Rahardiansyah
Jakarta - Kepada detikcom seorang mahasiswa Poltekkes Semarang, Febry Risdhiyatama Fahrurriza (20), bercerita bahwa dirinya mengalami infeksi mata karena terkena abu rokok saat berkendara naik sepeda motor. Kisah ini pertama kali viral ketika teman-teman Febry mengunggah fotonya dengan penutup mata.

Selain Febry hal serupa juga pernah dialami oleh pengendara lainnya. Pengguna Facebook Rendhy Maulana pada Mei 2017 lalu bercerita kepada detikHealth bahwa mata sebelah kanannya mengalami iritasi berat dan sulit melihat akibat terkena abu rokok.


"Buat perokok ya lebih baik berhenti dulu kalau mau ngerokok. Walau nggak ada peraturan ngerokok sambil berkendara itu dilarang ada baiknya juga menghargai pengendara yang lain," kata Rendhy kala itu.

Febry dan Rendhy hanya dua contoh orang yang kisahnya kebetulan viral. Masih ada kemungkinan pengguna jalan lain yang memiliki pengalaman serupa namun tidak pernah terekspos.

Polisi bergerak dengan menilang mereka yang merokok sambil berkendara. Sementara itu dokter pun sudah memberikan penjelasan bagaimana bahayanya abu bara rokok untuk mata.

dr Surya Utama, SpM, dari Eka Hospital Pekanbaru mengatakan ketika bara mengenai mata maka bisa terjadi kerusakan pada kornea yang disebut sebagai trauma thermis. Ini adalah luka yang ditimbulkan akibat kontak dengan benda bersuhu tinggi.

"Efek mata terkena bara api rokok dapat menimbulkan kerusakan kornea mata yang disebut sebagai trauma thermis. Kondisi ini bisa berupa derajat yang ringan berupa pandangan mata kabur dan merah, hingga derajat berat berupa kebutaan," tutur dr Surya beberapa waktu lalu.

Pertanyaannya sekarang mau sampai kapan perilaku tidak baik ini terus dibiarkan?

(fds/up)