Jumat, 27 Apr 2018 19:33 WIB

Pakar: Bercinta Tanpa Pelumas Itu Salah Besar

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Tak banyak pasangan yang mau menggunakan pelumas atau pelicin saat berhubungan. Padahal menurut pakar, bercinta tanpa pelicin itu salah besar.

Persoalannya, ada banyak kesalahpahaman di tengah masyarakat tentang pelicin untuk bercinta ini. Bagi pria, mereka merasa selalu mampu membuat para istri 'basah' dan siap dipenetrasi.

Di sisi lain, para wanita merasa pelicin hanya dipergunakan oleh wanita berusia lanjut atau mereka yang memang vaginanya terlalu kering.

Faktanya, dari hasil National Survey of Sexual Health and Behavior yang dilakukan di tahun 2009 mengungkap, 30 persen wanita berusia 18-59 tahun mengalami masalah dengan lubrikasi pada kemaluan mereka.

"Dan setiap wanita itu unik. Karena lubrikasi yang dihasilkan bisa banyak atau sedikit, mudah berubah-ubah, tergantung pada banyak hal seperti siklus kesuburannya, stres atau penggunaan kontrasepsi," terang ahli seksologi, Juliet Allen seperti dilaporkan Men's Health.

Allen kemudian menggambarkan bahwa perbedaan tingkat lubrikasi pada vagina wanita ini tak ubahnya dengan perbedaan ukuran penis pria.

"Wanita yang tidak mudah basah seperti lainnya sebenarnya OK-OK saja. Tidak peduli apakah dia sedang terangsang atau sebagus apa performa suaminya. Beberapa dari mereka memang butuh lubrikasi ekstra," pesannya.


Dijelaskan Allen, pelicin tidak hanya membuat penetrasi terasa mudah atau membuat pasangan menjadi lebih nyaman. "Ini juga membuat seks menjadi lebih aman," tambahnya.

Ini karena kelembaban yang dihasilkan dari pelicin akan mengurangi adanya friksi atau gesekan pada saat penetrasi. Bahkan Allen menambahkan, pelicin dapat membuat seks menjadi tahan lama.

"Jadi para pria, jangan berpikir pelicin itu buruk. Justru jika Anda menyediakannya agar istri Anda bisa menikmati hubungan yang dilakukan dan ini menunjukkan Anda adalah kekasih yang baik," pungkasnya.

(lll/lll)
News Feed