Senin, 30 Apr 2018 14:04 WIB

Ulat Bulu Bermunculan, Warga London Diperingatkan Bahaya Racunnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Ulat bulu menyerang kota London dan warga diimbau untuk menjauhinya. (Foto: BBC) Ulat bulu menyerang kota London dan warga diimbau untuk menjauhinya. (Foto: BBC)
Jakarta - Departemen Kehutanan London mengeluarkan peringatan agar warga berhati-hati ketika menemukan tumbuhan yang dipenuhi oleh ulat bulu Thaumetopoea processionea. Dikabarkan bahwa ulat tersebut tengah mewabah dan racunnya dapat menyebabkan masalah kesehatan mulai dari asma, muntah-muntah, demam, hingga iritasi kulit.

Wabah pertama kali diidentifikasi pada pertengahan bulan April. Ketika itu ada laporan bahwa seorang tukang kebun mengalami gejala alergi parah ketika terpapar ulat saat sedang bekerja.

"Gejala pertama saya adalah muncul ruam pada kulit. Awalnya saya tidak sadar mengira itu biang keringat... Ruam semakin parah dan wajah kiri saya membengkak. Mata saya jadi sembap berair," ujar sang tukang kebun seperti dikutip dari BBC, Senin (30/4/2018).

Ulat T. processionea diketahui bisa memiliki sekitar 62 ribu bulu di tubuhnya yang bisa dilontarkan. Racun di sehelai bulu tersebut bisa tetap aktif hingga lima tahun.

Untuk mencegah hal serupa Departemen Kehutanan London mulai menyemprotkan pestisida di pohon-pohon kota sejak 23 April lalu.

"Program ini akan terus berlanjut sampai akhir Mei atau awal Juni. Lebih dari itu para ulat sudah terlalu besar untuk terpengaruh oleh program," ujar seorang juru bicara.
(fds/up)
News Feed