Minggu, 13 Mei 2018 12:35 WIB

Dokter Jiwa: Teroris Menebar Ketakutan Paling Mendasar

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto-foto vulgar korban terorisme bisa memicu trauma sekunder. Jangan disebarkan! (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Masih soal imbauan untuk tidak menyebar foto korban bom di Surabaya, dokter jiwa menyinggung ketakutan paling mendasar yang jadi tujuan teroris. Menyebar foto korban, sama saja ikut andil menyebar ketakutan tersebut.

"Mengapa mereka bisa menyebarkan teror? Karena mereka menyebarkan ketakutan yang merupakan hal paling mendasar, yaitu takut mati," kata dr Andri, SpKJ, psikiater dari RS OMNI Alam Sutera, kepada detikHealth, Minggu (13/5/2018).

Jangankan gambar-gambar aksi terorisme yang vulgar, berlebihan membagikan kabar tentang hal itu saja sudah bisa memicu ketakutan. "Ada baiknya kita tidak ikut-ikutan menyebarkan hal tersebut," pesan dr Andri.



Alasan lain untuk tidak ikut menyebar foto korban terorisme diungkap oleh Rahajeng Ika, seorang psikolog di Jakarta. Menurut Ika, teroris punya cara berpikir yang berbeda dengan orang pada umumnya.

"Mereka akan menjadikan korban ini sasaran antara saja. Sasaran inti menciptakan menebarkan teror, menciptakan ketakutan dan kekacauan di masyarakat," kata Ika.



(up/up)