Selasa, 15 Mei 2018 10:34 WIB

Indonesia Jadi Center of Excellent Pengembangan Vaksin dan Bioteknologi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Indonesia jadi Center of Excellent dalam bidang vaksin dan bioteknologi. Foto: Thinkstock Indonesia jadi Center of Excellent dalam bidang vaksin dan bioteknologi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Momentum baru bagi Indonesia karena menjadi Center of Excellent untuk negara-negara Islam dalam pengembangan vaksin dan produk bioteknologi. Hal ini merupakan tindak lanjut resolusi pertemuan Islam Conference of Health Ministers (ICHM) ke-6 di Jeddah pada 6-7 Desember 2017 lalu.

Indonesia dipercaya karena merupakan salah satu negara OKI (Organisasi Kerjasama Islam) yang paling maju dalam kemandirian produksi vaksin dan bioteknologi.

"Saya apresiasi sekali ya bahwa kita berhasil jadi Center of Excellent. Ini bukan salah satu kemudahan untuk mendapatkannya, awalnya CoE ini dipegang oleh malaysia, sesudah itu kita berjuang kenapa nggak kita sebagai yang utamanya dan akhirnya berhasil," ujar Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).


Dengan adanya Indonesia sebagai CoE diharapkan bisa membantu negara-negara OKI lainnya untuk menuju kemandirian dalam bidang produksi vaksin dan bioteknologi.

"CoE diharapkan dapat menghasilkan penelitian dan pengembangan yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh anggota di masa mendatang," lanjut Menkes Nila.

Bukan hanya itu, Menkes Nila juga berharap adanya kolaborasi yang harmonis antara penelitian dan teknologi yang nantinya bisa menghasilkan vaksin baru untuk mencegah berbagai macam penyakit.

Hingga kini, Indonesia sudah bisa memproduksi 14 jenis vaksin secara mandiri. Dan ke-14 vaksin tersebut juga digunakan oleh negara-negara OKI yang lain.



(wdw/up)