Selasa, 15 Mei 2018 16:35 WIB

Ketika Peneliti Sukses Mencangkok Memori Pada Siput

Firdaus Anwar - detikHealth
Peneliti tampaknya berhasil memindahkan memori dari satu siput ke siput lain. (Foto: BBC)
Jakarta - Transplantasi memori selama bertahun-tahun telah menjadi topik yang sering dibahas dalam karya fiksi ilmiah. Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, hal tersebut sepertinya mulai menjadi fakta ilmiah.

Alasannya karena sekelompok peneliti dari Amerika Serikat (AS) melaporkan dalam jurnal eNeuro berhasil mencangkok memori pada siput laut. Caranya dengan menyuntikan semacam informasi genetik bernama ribonucleic acid (RNA) dari satu siput ke siput lain.



Profesor David Glanzman dari University of California, Los Angeles (UCLA), menjelaskan ketika diberi kejutan listrik ringan siput akan berkontraksi selama 50 detik sebagai mekanisme bertahannya. Sementara itu bila siput hanya disentuh biasa kontraksi terjadi hanya sektiar satu detik.

Siput yang diberi kejutan listrik dibuat terbiasa dengan stimulus menjadi bagian dari memorinya.

Nah ketika RNA dari siput yang sudah terbiasa disuntikkan ke siput yang tidak pernah terpapar stimulus sama sekali. Siput-siput tersebut menunjukkan reaksi berkontraksi sekitar 40 detik hampir sama seperti pada siput yang sudah terbiasa.

Pemeriksaan pada cawan petri juga menunjukkan hal serupa di tingkat sel-sel saraf.

"Kami seperti berhasil memindahkan ingatan," kata Prof David seperti dikutip dari BBC, Selasa (15/4/2018).

"Siput laut ini ketika terkejut akan mengeluarkan tinta cantik berwarna ungu untuk bersembunyi dari predator. Mereka memang terkejut dan mengularkan tinta, tapi secara fisik tidak terluka," lanjutnya.

Dengan penelitian ini apakah berarti kedepannya pengalaman dari satu manusia ke manusia lainnya bisa juga dicangkok? Prof David mengaku tidak tahu pasti namun yang jelas studinya bisa membawa manusia melangkah lebih jauh untuk mengerti penyakit seperti alzheimer atau post traumatic stress disorder.

(fds/up)