Senin, 04 Jun 2018 17:40 WIB

RS di Solo Tetap Layani Pasien BPJS Kesehatan Saat Lebaran

Bayu Ardi Isnanto - detikHealth
Libur lebaran, layanan kesehatan dipastikan tetap tersedia (Foto: thinkstock) Libur lebaran, layanan kesehatan dipastikan tetap tersedia (Foto: thinkstock)
Solo - Selama masa libur lebaran 2018, seluruh rumah sakit (RS) di Solo dan sekitarnya memastikan tetap melayani masyarakat. Bahkan pasien BPJS Kesehatan pun dipermudah dalam mendapatkan pelayanan.

Kepala BPJS Kesehatan Surakarta, Agus Purwono, yang membawahi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, Sragen dan Wonogiri, mengatakan pemudik dapat menggunakan kartu BPJS di RS dan Puskesmas.

"Ini liburnya cukup panjang. Pemudik tetap bisa menggunakan kartu BPJS pada 7-23 Juni di faskes manapun tanpa harus menggunakan rujukan," kata Agus dalam jumpa pers di kantornya, Senin (4/6/2018).

Sedangkan untuk fasilitas kesehatan yang berupa praktik dokter, Agus meminta agar jajarannya melakukan pendataan kembali. Dokter harus bekerja sama dengan puskesmas terdekat jika berencana tutup pada masa lebaran.

"Kalau praktik tutup, dokter harus memasang informasi dan sebelumnya harus ada MoU dengan faskes lain. Jadi pasien tidak bingung dan bisa ke faskes yang ditunjuk," ujar dia.

Sementara Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Solo Raya, Mardiatno, mengatakan RS swasta di Solo Raya akan menutup poliklinik pada 14-17 Juni 2018. Namun mereka tetap melayani pasien melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"ARSSI sepakat tidak mengikuti pola libur bersama pemerintah. Selain H-1 sampai H+1, itu buka seperti biasa, poliklinik THT, bedah, saraf, dan lainnya, buka semua," katanya.



Dia mengimbau masyarakat tidak khawatir akan kebutuhan layanan RS. Pengguna BPJS pun tetap dilayani seperti biasa.

"Kalau ada pasien yg meragukan bisa pakai BPJS apa tidak. Kami mengambil keputusan harus dilayani dulu. Ini adalah CSR dari RS swasta," ujar Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, Siti Wahyuningsih, mengatakan RSUD Surakarta dan Puskesmas Induk tetap buka 24 jam. Dia juga memastikan petugas nonmedis tetap bersiaga meskipun libur.

"Kalau terjadi apa-apa, seperti obat kosong, petugas harus siaga, walaupun tidak harus di tempat. Kalau obat kosong sehingga bisa segera dimobilisasi," ujarnya.

(up/up)
News Feed
googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/health/medium_rectangle2', [300, 250], 'div-gpt-ad-1534248323665-0').setTargeting('pos', ['medium_rectangle2']).addService(googletag.pubads());