Kamis, 28 Jun 2018 09:50 WIB

Jerman Kalah? Saran Psikolog Agar Sedihnya Nggak Berlarut-larut

Nabilla Nufianty Putri - detikHealth
Jerman tersingkir dalam babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 (Foto: REUTERS/John Sibley) Jerman tersingkir dalam babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 (Foto: REUTERS/John Sibley)
Jakarta - Kalah menang dalam sebuah turnamen adalah hal yang biasa. Termasuk dalam babak penyisihan Piala Dunia 2018, ketika Jerman tumbang oleh tim Korea Selatan tadi malam.

Tetapi bagi fans, kekalahan tidak selalu bisa diterima dengan mudah. Ada rasa sedih, kecewa, yang sulit untuk dihindari. Butuh waktu untuk berdamai dengan itu semua.

Psikolog dari Personal Growth, Veronica Adesla, menyebut kesedihan yang berlarut-larut ketika tim idola mengalami kekalahan bisa mengganggu kesehatan jiwa. Bagaimanapun, rasa sedih itu harus segera diatasi.

"Hal ini berarti saatnya Anda memulihkan dan menjernihkan diri dari racun emosi dan pikiran tdak sehat yang menganggu keseimbangan hidup," kata Veronica kepada detikHealth.



Saran Veronica ketika mengalami sedih usai kekalahan Jerman, atau apapun tim idolamu, adalah sebagai berikut:

1. Sementara, jauhi informasi-informasi dan paparan-paran negatif terkait idola.
2. Alihkan fokus dan perhatian pada memikirkan hal-hal lain yang sama sekali tidak terkait dengan idola.
3. Kelilingi diri kamu dengan orang-orang yang memiliki vibe atau energi positif dan membantu mengalihkan fokus pemikiran kamu.

Dikatakan sudah 'selesai' dengan kesedihan adalah ketika kondisinya sudah seperti ini:

1. Muncul keberanian untuk menghadapinya.
2. Mampu memaknai secara objektif, netral atau bahkan positif.
3. Tidak lagi mersa terganggu ketika mendengar atau teringat hal tersebut.

(up/up)
News Feed