Minggu, 01 Jul 2018 17:38 WIB

Orang Indonesia Makin Panjang Umur, Tapi Beban Penyakitnya Meningkat

Annisya Heriyanti - detikHealth
Semakin tinggi angka harapan hidup suatu negara berarti semakin banyak populasi lansianya. (Foto: Faruk Nickyrawi)
Jakarta -

Indonesia mengalami kemajuan dalam bidang kesehatan sejak tahun 1990, dengan meningkatnya usia harapan hidup menjadi delapan tahun lebih lama. Selain itu persentase beberapa penyakit menular seperti diare dan tuberkulosa (TBC) juga ikut menurun.

Namun Indonesia masih menghadapi tantangan meningkatnya berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, stroke, kanker dan lain-lain.

"Indonesia masih menghadapi beban ganda dari penyakit menular yang masih berjangkit dan penyakit tidak menular yang semakin meningkat", ujar Dr Nafsiah Mboi, mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, beberapa waktu lalu.



Usia harapan hidup orang Indonesia meningkat pada tahun 2016 mencapai 71,1 tahun lebih lama dibandingkan tahun 1990 yang hanya 63,6 tahun. Menurut Institute for Health Metrics and Evaliation (IHME), perempuan Indonesia hidup lebih lama dibandingkan pria.

Peningkatan usia harapan hidup ini sebagian besar disebabkan karena keberhasilan Indonesia menanggulangi penyakit meluar, penyakit terkait kehamilan, dan penyakit terkait gizi.

Pada saat yang bersamaan, beban karena penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes meningkat drastis. Peningkatan ini didorong oleh pola makan yang tidak sehat.

"Penyakit tidak menular biasanya timbul karena gaya hidup orang tersebut seperti pola makan, merokok, penggunaan kadar gula dan garam yang tinggi dan lain-lain", lanjutnya.

(fds/fds)