Senin, 02 Jul 2018 11:24 WIB

Berat Badan Naik Tak Wajar, Tak Disangka Ada Tumor 23 Kg di Ovarium

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tumor yang bersarang di ovarium memicu peningkatan berat badan yang tidak wajar pada seorang wanita di Alabama (Foto: thinkstock) Tumor yang bersarang di ovarium memicu peningkatan berat badan yang tidak wajar pada seorang wanita di Alabama (Foto: thinkstock)
Jakarta - Seorang wanita di Alabama kesulitan menurunkan berat badan. Sekeras apapun usahanya, angka di timbangan justru makin tidak terkontrol.

Perempuan bernama Kayla Rahn tersebut juga dilaporkan mengalami nyeri perut dan kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Bahkan untuk berjalan pun, sulit.

"Saya bahkan tidak bisa berjalan ke mobil tanpa terengah-engah," kata Rahn kepada surat kabar WSFA, seperti dikutip dari Livescience.

Saat periksa ke dokter, Rahn cuma mendapat saran untuk menurunkan berat badan. Saran itu dilakukannya, tapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Berat badannya terus menanjak.

Hingga akhirnya Rahn harus dilarikan ke unit gawat darurat. Di sana, dokter berhasil mengidentifikasi masalah sesungguhnya, yakni tumor seberat 23 kg di salah satu indung telurnya.



Jenis tumor yang ditemukan adalah mucinous cystadenoma, yang tumbuh di jaringan yang membentuk lapisan luar ovarium. Tumor jenis ini ditemukan pada 15 persen tumor ovarium dan bisa mencapai berat 136 kg.

Dr Gregory Jones dari Jackson Hospital in Montgomery yang menangani Rahn menyebut ini bukan mucinous cystadenoma pertama yang ditemukannya. Namun ia mengaku terkejut dengan ukurannya.

"Ini adalah salah satu yang terbesar yang pernah saya lihat atau saya angkat," katanya.

Rahn akhirnya menjalani operasi pengangkatan tumor bulan lalu, dan kini dalam masa pemulihan. Tak cuma timbangannya yang kembali normal, ia kini juga bisa mengenakan pakaian dengan ukuran yang dulu sempat tidak muat.

(up/up)
News Feed