Jumat, 06 Jul 2018 15:13 WIB

Survei: Mayoritas Individu Tak Masalah Punya Pasangan Disabilitas

Suherni Sulaeman - detikHealth
Menurut survei, mayoritas individu tak masalah punya pasangan disabilitas/Foto: Dok. Thinkstock Menurut survei, mayoritas individu tak masalah punya pasangan disabilitas/Foto: Dok. Thinkstock
Jakarta - Jodoh memang misterius. Kita pun tak pernah tahu kepada siapa hati kita akan tertambat dan ditambatkan. Ketika hati sudah terpaut, maka cinta di atas segala-galanya. Tak peduli siapapun itu, meski ia seorang penyandang disabilitas sekalipun.

Ya, rupanya hal ini dibuktikan oleh sebuah aplikasi biro jodoh dari India, khusus bagi mereka yang menyandang disabilitas atau punya gangguan kesehatan.

Seperti dikutip dari Indian Express, platform yang diberi nama Inclov ini telah mensurvei sebanyak 30.000 orang penyandang disabilitas dan gangguan kesehatan di 300 kota di India. Kelompok usia yang berpartisipasi pada survei tersebut berkisar antara 18 hingga 30 tahun.



Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas, sebanyak 61 persen audiens tidak masalah jika pasangan mereka dengan atau tanpa disabilitas.

Meski masih banyak prasangka di mana penyandang disabilitas tak layak hidup normal alias terisolasi. Ditambah mereka juga seolah tak berhak untuk menjalin hubungan ke jenjang yang lebih serius, seperti pernikahan.

Namun, data menunjukkan sebaliknya, sebanyak 78 persen audiens yang lajang justru aktif mencari pasangan lewat kencan atau pernikahan. Detailnya, 50 persen dari mereka mencari pasangan untuk dinikahkan, 15 persen mencari persahabatan dan 13,5 persen mencari teman kencan.

"Visi inti kami adalah menciptakan platform inklusif bagi penyandang disabilitas untuk membantu menemukan persahabatan di tengah pengalaman positif. Melalui survei ini, kami ingin memahami mereka sedikit lebih dalam dan membantu memecahkan beberapa mitos dan prasangka populer yang menempel pada mereka," ujar Shankar Srinivasan, Co-Founder Inclov.

(hrn/up)