Rabu, 11 Jul 2018 16:28 WIB

Susu Kental Manis Disebut Sudah Sejak Lama Jadi Kontroversi

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Susu Kental Manis Disebut Sudah Sejak Lama Jadi Kontroversi. Foto: iStock Susu Kental Manis Disebut Sudah Sejak Lama Jadi Kontroversi. Foto: iStock
Jakarta - Isu soal susu kental manis sudah cukup lama tergaungkan, namun baru-baru ini permasalahannya kembali mencuat. Ini juga yang dikisahkan oleh Arif Hidayat Ketua Yayasan Abipraya Insan Cendekia Indonesia kepada detikHealth.

Ditemui di sela konferensi pers Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rabu (11/7/2018), Arif menuturkan sebenarnya masalah ini sudah sering disuarakan sejak dulu, akan tetapi perjuangan masif untuk membuat SKM tidak lagi disebut susu baru dimulai sejak tahun lalu.

"Sudah ramai, cuma saat itu masih banyak tantangan. Karena BPOM saat itu menyatakan ke media bahwa itu (SKM) adalah susu, bahwa tidak masalah kata mereka. Beberapa kali pernyataan BPOM seperti itu juga, makanya kami advokasi ke DPR RI, DPD, yaudah mereka suruh Depkes panggil BPOM dan itu mereka lakukan," tutur Arif.


Pihaknya pun juga sudah berupaya beberapa kali untuk menemui Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk membicarakan soal iklan susu kental manis agar tidak terjadi mispersepsi di tengah masyarakat. Namun belum mendapatkan hasil maksimal.

Ia menjelaskan perjuangannya yayasan semakin lebih berani ketika Hari Anak Nasional tahun 2017 silam. Ini pun dibantu dengan dukungan beberapa pihak, termasuk di antaranya dari KPAI.

"Kalau KPAI sebetulnya kami dapat masukan dari yayasan, begitu dari LSM bilang 'Bu tolong kami disupport', begitu masalahnya kami pahami, karena saya memahami soal nutrisi ini, yasudah kami support. Baru di akhir tahun, Desember 2017," ujar Sitti Hikmawaty, SST, MPd, Komisioner bidang kesehatan dan Napza KPAI.

(ask/up)
News Feed