Rabu, 11 Jul 2018 18:26 WIB

Ronaldo ke Juventus, Ini Saran Psikolog Agar Tak Sedih Berlarut

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Sebagian fans Cristiano Ronaldo kecewa setelah ia memutuskan hengkang dari Real Madrid ke Juventus. Foto: Zaki Alfarabi/detikcom Sebagian fans Cristiano Ronaldo kecewa setelah ia memutuskan hengkang dari Real Madrid ke Juventus. Foto: Zaki Alfarabi/detikcom
Jakarta - Sebagian fans Cristiano Ronaldo kecewa dengan keputusannya hengkang dari Real Madrid dan pindah ke Juventus. Di media sosial, tak sedikit yang mengekspresikan kesedihannya lewat tulisan, bahkan video sedang menangis.

Psikolog Kantiana Taslim, M.Psi, dari klinik Personal Growth mengatakan memang wajar jika fans merasa sedih dan kecewa ketika idola tidak memilih karir seperti yang diharapkan. Meski begitu, perasaan sedih dan kecewa tersebut harus diekspresikan dengan cara yang baik agar tidak mengganggu keseharian kita.


Tonton juga 'Mengenang 9 Tahun CR7 di Real Madrid':

[Gambas:Video 20detik]

"Misalnya mencurahkan segala atensi dan fokus pada pekerjaan yang sedang dilakukan, berolahraga bersama teman untuk menyalurkan kesedihan dan amarah, hingga berkumpul dan saling membangkitkan semangat diri bersama dengan teman yang memiliki minat serupa," ungkap Kantiana saat dihubungi detikHealth.

Kantiana mengingatkan bahwa boleh saja mengidolakan sosok Cristiano Ronaldo karena prestasinya sebagai atlet. Namun harus diingat, idola kita juga adalah seorang individu yang berhak mengambil keputusan untuk dirinya sendiri.

Sebagai fans, langkah terbaik yang bisa dilakukan adalah mendukung segala keputusan yang diambil oleh idola. Mendukung dan mendoakan lebih bermanfaat daripada terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut.

"Apapun keputusan tersebut, tentu ada alasan tersendiri atas keputusan yang diambil," ungkapnya lagi.

"Maka, yang dapat dilakukan adalah mendoakan dan mendukung idola kita atas segala keputusan yang diambilnya, semoga hal tersebut merupakan hal terbaik untuknya. Idola Anda akan merasakan doa dan kata-kata positif tersebut sehingga ia akan merasa termotivasi untuk berkarya lebih baik," tutup Kantiana.


Ronaldo ke Juventus, Ini Saran Psikolog Agar Tak Sedih Berlarut
(mrs/up)
News Feed