Jumat, 13 Jul 2018 13:31 WIB

Tren Pose Kaki Jenjang #BarbieFeet Bisa Berdampak Pada Kesehatan Jiwa

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Pakar mengkhawatirkan dampak yang cukup besar pada psikologis wanita muda terkait barbie feetFoto: Instagram/@barbiestyle
Jakarta - Seakan belum cukup dengan wajah tirus, kulit putih mulus, badan yang ramping, kini media sosial tengah ramai dengan tren body goals yang baru, yang diberi tagar #barbiefeet. Para wanita berlomba-lomba mengunggah foto kakinya yang jenjang, ramping, mirip dengan kaki boneka Barbie ke media sosial.

Ditambah lagi dengan banyak influencer dan selebriti yang ikut berpose memamerkan kaki jenjang mereka dan mengunggahnya ke Instagram. Sebut saja model Kendall Jenner, Olivia Culpo dan Kourtney Kardashian.

Pose kaki jenjang #barbiefeet mengharuskanmu menekuk sebelah kaki, supaya terlihat panjang dan ramping layaknya sedang memakai sepatu hak tinggi yang tak kasatmata. Akan tetapi, tren terbaru ini meresahkan para pakar yang khawatir akan menyebabkan gangguan pada kesehatan jiwa..



[Gambas:Instagram]


[Gambas:Instagram]


"Kegilaan media sosial seperti Toblerone Tunnel (tubuh berbentuk segitiga mirip coklat bermerek tersebut) cenderung cepat sekali viral dan bisa punya dampak merusak pada tampilan tubuh wanita muda dan kepercayaan diri," ungkap kepala Be Real Campaign, Liam Preston, dikutip dari Health.

Ia melanjutkan, menilik dari tren celah paha (punya celah paha keren karena ramping, tak punya berarti gemuk), di mana banyak wanita muda berusaha mati-matian untuk membentuk tubuhnya mengikuti standar kecantikan tersebut.

Preston mengatakan standar tersebut tak hanya susah dicapai bagi kebanyakan wanita, namun juga bisa membuat mereka terinspirasi untuk menggunakan metode-metode yang tidak aman dan tidak sehat untuk mendapatkannya, seperti operasi plastik.

"Penting bagi kita untuk menghargai perbedaan tubuh dan bentuknya serta tak berusaha untuk terlihat sama dengan mengikuti kegilaan media sosial terbaru," tandasnya.

(frp/mrs)