Selasa, 17 Jul 2018 07:06 WIB

Saran Menkes Soal Pola Makan Remaja di Gorontalo

Suherni Sulaeman - detikHealth
Pemerintah masih terus berusaha mengatasi stunting yang terjadi di masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Foto: Suherni/detikHealth Pemerintah masih terus berusaha mengatasi stunting yang terjadi di masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo. Foto: Suherni/detikHealth
Gorontalo - Pemerintah masih terus berusaha mengatasi stunting yang terjadi di masyarakat, khususnya di provinsi Gorontalo. Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek pun yakin angka stunting tersebut bisa diturunkan karena provinsi Gorontalo punya hasil pangan dan perikanan yang berlimpah.

Dalam kunjungan ke SMK 1 Limboto, Gorontalo, sekilas, Menkes Nila melihat bahwa siswa-siswi di sekolah tersebut memiliki tubuh yang cukup tinggi dan besar. Tinggal asupan gizi seimbangnya saja yang perlu diperhatikan, lewat 'Isi Piringku'.

"Saya percaya karena Gorontalo termasuk daerah yang subur. Mereka mempunyai jagung yang bagus, ikan yang banyak. Nah ini perubahan-perubahan perilaku makan mereka yang kita harus dorong," ucap Nilai usai kunjungan ke SMK 1 Limboto, Gorontalo.


Saksikan juga video 'Membentuk Pola Makan yang Baik Sejak Dini':

[Gambas:Video 20detik]


"Tinggal kita dorong lagi, ayo makan proteinnya berapa banyak, tentu juga karbohidratnya juga tertentu," sambungnya.

Nah, 'Isi Piringku' ini diisi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan yang memiliki porsi separuh bagian piring. Lalu, separuh bagian piring lainnya diisi dengan makanan pokok yang mengandung karbohidrat dan lauk pauk yang merupakan sumber protein.

"Jadi artinya tidak perlu kita terlalu banyak karbohidrat nanti ikannya sekecil apa. Itu yang diajarkan sebenarnya. Kemudian sayur dan buah," imbuh Nila.

Kendati demikian, Nila menegaskan bahwa masing-masing daerah mempunyai hasil bumi yang berbeda-beda. Oleh karenanya, untuk memenuhi asupan gizi tiap anak disesuaikan oleh sumber daya alam yang dihasilkan di daerah provinsinya tersebut.

"Gorontalo punya ikan, tapi mungkin nanti di pulau mana ikannya sulit, tapi ada ayam banyak, ada telur, ada tahu tempe. Nah itu semua proteinnya bisa kita pakai untuk mengganti protein yang kita perlukan," terangnya.

Saran Menkes Soal Pola Makan Remaja di Gorontalo
(hrn/up)
News Feed