Kamis, 02 Agu 2018 14:28 WIB

59.227 Anak di Banda Aceh Diimunisasi Campak-Rubella

Agus Setyadi - detikHealth
Foto ilustrasi: Firdaus Anwar
Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan imunisasi MR terhadap anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun. Imunisasi untuk mencegah penyakit campak dan rubella.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dr Warqah Helmi, mengatakan, imunisasi ini digelar untuk memutuskan rantai penularan campak dan rubella di Tanah Rencong. Program tersebut dicanangkan serentak di Indonesia khususnya di luar pulau Jawa selama dua bulan yaitu Agustus dan September 2018.

"Sasaran di Banda Aceh adalah 59.227 anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun. Periode Agustus kita fokuskan di sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se-Banda Aceh. Selanjutnya September di seluruh fasilitas layanan kesehatan seperti Puskesmas dan Posyandu. Target realisasinya dapat mencapai di atas 90 persen," kata Warqah, Kamis (2/8/2018).


Wakil Wali Kota Zainal Arifin, mengatakan, salah satu cara efektif untuk mencegah terhadap penyakit berbahaya tersebut yaitu dengan memberikan kekebalan buatan yakni imunisasi. Menurutnya, Undang-undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 juga mengamanatkan bahwa imunisasi merupakan hak anak, dan pemerintah wajib untuk memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak.

"Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa sudah sepatutnya mendapatkan jaminan layanan kesehatan yang baik," kata Zainal.

"Untuk itu, perlu upaya kita bersama agar terus melengkapi status imunisasi anak sehingga perlindungan terhadap penyakit melalui imunisasi ini tidak hanya untuk perseorangan saja, tetapi juga memberikan perlindungan dalam kelompok dan masyarakat," jelas Zainal.

Zainal, berharap, dengan kampanye MR ini kekebalan masyarakat terhadap penyakit campak-rubella akan meningkat, sehingga penularan penyakit dapat dibatasi. Selain itu, Zainal juga berharap penyakit campak dan rubella menurun serta cacat bawaan pada bayi baru lahir akibat rubella juga menurun.

Selain itu, Zainal mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ini dengan membawa anak-anak usia sembilan bulan sampai dengan usia kurang 15 tahun untuk mendapatkan imunisasi campak dan Rubella di pos pelayanan imunisasi terdekat.

"Tujuan akhir kita melalui imunisasi MR ini kita dapat menghasilkan generasi yang sehat dan berkualitas, serta masyarakat yang produktif dan berdaya saing tinggi," ungkap Zainal.

(fds/fds)