Selasa, 14 Agu 2018 14:42 WIB

Banyak Ditemukan dalam Kosmetik Ilegal, Ini Bahaya Merkuri bagi Tubuh

Annissa Widya Davita - detikHealth
Kosmetika yang mengandung merkuri bisa membahayakan kesehatan (Foto: Shutterstock) Kosmetika yang mengandung merkuri bisa membahayakan kesehatan (Foto: Shutterstock)
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI masih terus mengkampanyekan bahaya kosmetik mengandung merkuri. Kandungan logam berat ini terbukti tidak baik bagi kesehatan, dengan efek jangka panjang dapat memicu rusaknya organ tubuh.

Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut produk-produk kecantikan ilegal yang ditemukan umumnya mengandung bahan berbahaya berupa merkuri. Biasanya digunakan dalam produk pemutih.

"Saat ini sangat intensif kita temukan produk-produk ilegal yang mengandung kandungan berbahaya seperti merkuri dan sebagainya. BPOM terus perketat pengawasan kosmetik terutama pemantauan para remaja yang mengonsumsi kosmetik," ujar Penny baru-baru ini.



Soal bahaya merkuri, dr Elly Ester Christy Oroh, SpKK dari Eka Hospital BSD, menjelaskan bahwa logam berat tersebut bisa masuk hingga ke ginjal. "Karena merkuri itu sangat toxic untuk tubuh kita," katanya.

Bahan berbahaya apa lagi yang biasa ditemukan dalam kosmetik ilegal?

"Bahan berbahaya selain merkuri antara lain ada pada asam salisilat (untuk mengatasi kapalan atau kutil) dan retinoin (untuk mengatasi jerawat)," tambah dr Elly.

Edukasi, terutama ke generasi milenial dinilai BPOM perlu dilakukan. Selain mengganggu kesehatan secara individual, paparan merkuri juga berdampak pada pembiayaan kesehatan secara nasional.

"Ujungnya akan menjadi penyakit dampak panjang dan akhirnya itu akan menjadi beban untuk pemerintah seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," tutup Penny.






Tonton juga 'Wah, Sejumlah Produk Makeup Terkenal Diamankan BPOM!':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed