Kamis, 16 Agu 2018 08:54 WIB

Duh, Kenakan Dasi Ternyata Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan

Suherni Sulaeman - detikHealth
Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang gemar menggunakan dasi. (Foto: Twitter/TrumpsTies) Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang gemar menggunakan dasi. (Foto: Twitter/TrumpsTies)
Jakarta - Bagi para pria yang bekerja kantoran seperti pegawai call center atau bank, menggunakan dasi mungkin telah menjadi rutinitas setiap hari. Pasalnya, aksesori tersebut dianggap dapat melengkapi outfit kerja supaya lebih terlihat menarik.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik penggunaan dasi ternyata terdapat bahaya yang mengintai. Ya, menurut studi yang diterbitkan pada bulan Juni dalam jurnal medis Neuroradiology, mengenakan dasi terlalu kencang akan menekan vena yang notabene merupakan kunci dari aliran darah ke otak.

Seperti dikutip dari Times of India, penurunan aliran darah ke otak ini dapat menyebabkan segudang masalah kesehatan termasuk iskemia otak, yang dapat menyebabkan kebutaan, gangguan berbicara dan juga ketidaksadaran.



Studi yang dipimpin oleh sekelompok peneliti Jerman, melibatkan 30 sukarelawan yang dibagi dalam dua kelompok. Kedua kelompok ini kemudian menjalani MRI, kelompok pertama dengan dasi, sementara kelompok dua tanpa dasi.

Hasilnya, peneliti menemukan adanya penurunan 7,5 persen aliran darah ke otak pada mereka yang menggunakan dasi. Sementara pada kelompok yang tidak memakai dasi tidak ditemukan adanya penurunan aliran darah ke otak.

Meskipun 30 sukarelawan bukan ukuran sampel yang signifikan, yang sepenuhnya bisa membuat seseorang menghentikan koleksi dasi, tetapi studi ini mengungkapkan bahwa memakai dasi kelak dapat menyebabkan masalah kesehatan di masa depan.


Tonton juga video: 'Unik! Dasi Kupu-kupu Berbentuk Sandwich dan Kentang Goreng'

[Gambas:Video 20detik]

(hrn/up)
News Feed