ADVERTISEMENT

Jumat, 24 Agu 2018 18:27 WIB

Dear Suporter! Pesan Kemenkes, Atlet Kalah Jangan Di-bully!

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Atlet seharusnya jangan di-bully, tapi diapresiasi bagaimanapun hasil perjuangan mereka. (Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO/INASGOC)
Jakarta - Cedera yang dialami oleh pebulutangkis Indonesia Anthony Ginting pada pertandingan Asian Games 2018 memancing banyak komentar dari warganet. Walau banyak juga yang positif, namun tak sedikit yang mem-bully Anthony di media sosial di media sosial.

Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) drg Kartini Rustandi, MKes menyebutkan bahwa atlet merupakan aset negara masing-masing. Sehingga kesehatan dan keamanan atlet sangat dilindungi, ditambah fakta bahwa menjadi atlet butuh perjuangan keras dengan waktu yang tidak sebentar.

"Pertanyaan saya gini, bayangin cedera itu apakah keinginan dia? Kalau saya melihat dia sudah sejak awal berupaya setengah mati. Menang di babak pertama, yang keduapun kalahnya tipis, dia berupaya tapi kalau kondisi tidak memungkinkan apakah perlu kita mem-bully? Mestinya justru bangsa kita tuh membanggakan dia, karena dia sudah membela," ujar Kartini kepada detikHealth, baru-baru ini.


Menurutnya, seharusnya masyarakat bangga kepada Anthony dan jangan menyalahkan atletnya. Karena semua atlet Indonesia yang bertanding telah berusaha sekuat tenaga untuk mengharumkan nama Indonesia, sehingga diharapkan komentar-komentar yang diberikan lebih baik.

Bully-an yang ditujukan kepada Anthony juga bisa berpengaruh kepada psikologisnya. Termasuk juga bagi atlet-atlet lain, karena bisa mempengaruhi pemikiran mereka dalam bertanding.

"Kalau satu udah di-bully pasti yang lain akan merasa 'gue kalah gue pasti di-bully' dan akibatnya apa? Ya salah. Akhirnya terjadilah salah itu. Asal tahu, atlet terjun payung, semaleman nggak tidur. Kenapa? Saking takutnya salah. Dan pada waktu mau terjun, tensinya semua tinggi. Dan itu risiko besar," lanjutnya.



Pendapat Tantri 'Kotak' Soal Lip Sync di Asian Games, Tonton videonya di sini:

[Gambas:Video 20detik]



Ia menyebut bahkan Presiden RI Joko Widodo mengapresiasi Anthony, maka sudah seharusnya masyarakat Indonesia mengkuti jejaknya. Yakni mendukung perjuangan baik Anthony maupun atlet-atlet lainnya.

"Kita selalu mengatakan bahwa kalau Anda berhasil 'Yes!' tapi kalau Anda jelek adalah sampah, nggak bisa. Karena mereka sudah berlatih, berjuang setengah mati. Kita juga berjuang namun apakah perjuangan kita sudah sekeras dia? Ya minta maaf kalau bagian komentator kan enak, kamu kan nggak lari. Coba kamu yang disitu."

"Artinya, kita yang di luar ini jangan tambah lagi membully. Justru harusnya kita memberikan mereka semangat sampai mereka bisa oke. Gimana caranya? Ayo dong yang muda-muda ini justru memberikan semangat, kasihan atlet-atletnya," tandasnya.

(frp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT