Jumat, 24 Agu 2018 19:51 WIB

Kurangi Polusi di Jakarta, Anies Akan Tingkatkan Transportasi Massal

Widiya Wiyanti - detikHealth
Anies Baswedan akan tingkatkan fasilitas angkutan masal untuk kurangi polusi udara. Foto: Rifkianto Nugroho Anies Baswedan akan tingkatkan fasilitas angkutan masal untuk kurangi polusi udara. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Polusi udara masih menjadi suatu masalah yang tak kunjung usai di kota-kota besar, khususnya di Ibu Kota Jakarta ini. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyumbang polusi terbesar berasal dari kendaraan bermotor.

"Warga akan memilih kendaraan pribadi bila kendaraan massal tidak nyaman. Satu kalau jangkaunnya tidak sampai wilayahnya, dua harganya bisa tidak terjangkau," ujarnya dalam acara penandatanganan MoU program City Changing Diabetes di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018).

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meningkatkan fasilitas kendaraan umum masal agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadinya,

"Harapannya ini akan bergerak cepat," ungkap Anies.

"Secara bertahap masalah polusi udara juga akan berkurang. Kita akan massive-kan pengelolaannya," lanjutnya.



Sebelumnya, Greenpeace Indonesia pada hari Selasa (21/8/2018) membentangkan poster raksasa di sebuah papan reklame yang berlokasi di Jl Gatot Subroto (Taman Ria Senayan) untuk menunjukan data kualitas udara. Data yang diambil dari pemantauan 5 alat di Jakarta tersebut menunjukkan bahwa tingkat polusi di Jakarta sedang tidak sehat.

"Kita mencatat bahwa sebulan terakhir itu 22 harinya tidak sehat dari parameter 2.5. Kenapa sangat penting ya, karena PM 2.5 ini berbahaya bagi kesehatan, karena ukuran polutan ini sepertigapuluh ukuran rambut manusia," ujar Bondan Andriyanu, Juru Kapanye Iklim dan Energi Greenpeace, ditemui di Senayan.

(wdw/up)