Sabtu, 25 Agu 2018 18:00 WIB

Fariz RM Ditangkap Terkait Sabu, Kenali Efek Sampingnya

Christantio Utama - detikHealth
Penyanyi senior Fariz RM. (Foto: Febriyantino Nur Pratama) Penyanyi senior Fariz RM. (Foto: Febriyantino Nur Pratama)
Jakarta - Penyanyi senior Indonesia Fariz RM kembali tertangkap karena permasalahan narkoba. Ia ditangkap di rumahnya sendiri di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (25/8/2018) karena memiliki narkoba jenis sabu.

"Iya, betul. Ada lah beberapa itu narkotik jenis sabu," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Sabtu (25/8/2018).



Dikutip detikHealth beberapa waktu lalu, psikiater Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera dr Andri, SpKJ, FAPM, menjelaskan bahwa sabu-sabu atau methamphetamin adalah jenis psikotropika yang menstimulasi kerja otak.

"Jadi dia membuat itu high. Biasanya yang gunakan sabu itu tidak capek, tidak usah tidur, bahkan bisa fokus lama-lama. Mirip dengan stimulan lain seperti kokain. Kokain juga begitu kan. Dan memang ada orang yang menggunakannya untuk menambah tenaga dan menambah gairah seksual," jelas dr Andri.

Terdapat beberapa jenis penggunaan sabu yakni bisa dihisap seperti rokok, ada juga yang dapat dikonsumsi dengan ditelan.

Efek samping dari penggunaan sabu-sabu baru akan terasa mulai dari 4 hingga 12 jam kemudian. Durasi efek sampingnya bisa berlangsung sampai dengan 24 jam.

"Reaksi balik yang dirasakan yakni konsentrasi berkurang drastis, sakit kepala, depresi, dan kelelahan. Pada saat inilah biasanya kecanduan mulai timbul," kata dr Andri.

Jika menggunakan sabu secara berlebihan bahkan bisa menyebabkan kematian akibat overdosis.

(Christantio Utama/frp)
News Feed