Rabu, 05 Sep 2018 08:42 WIB

Studi: Telat Sarapan 90 Menit Efektif Kurangi Berat Badan

Christantio Utama - detikHealth
Telat sarapan 90 menit dipercaya efektif menurunkan berat badan. Foto: thinkstock Telat sarapan 90 menit dipercaya efektif menurunkan berat badan. Foto: thinkstock
Jakarta - Bagi sebagian masyarakat kebiasaan sarapan di pagi hari memang belum menjadi sebuah rutinitas karena waktu yang terbatas dan takut menambah berat badan. Padahal sarapan sangat penting bagi kita sebagai cadangan energi selama beraktivitas seharian.

Jika kamu salah satu orang yang tidak sarapan karena takut kelebihan berat badan, mungkin dengan menggeser waktu sarapan menjadi sedikit lebih siang adalah jawabannya.



Dikutip dari Independent, dalam laporan terbaru mengganti waktu sarapan bisa menjadi kunci dalam mengurangi lemak di dalam tubuh kita. Dalam sebuah studi dari University of Surrey, Britania Raya, yang dilakukan selama 10 minggu mengungkapkan bahwa waktu makan memiliki dampak yang signifikan terhadap komposisi tubuh.

Para peneliti melakukan percobaan terhadap 16 orang yang berusia antara 29 sampai 57 tahun dan membaginya ke dalam 2 kelompok. Satu kelompok melakukan waktu sarapan seperti biasa dan kelompok lainnya melakukan sarapan dengan waktu yang telat 90 menit dari biasanya. Hasilnya, kelompok dengan pola sarapan yang diubah menjadi telat 90 menit mampu mengurangi kandungan lemak dalam tubuh 2 kali lebih banyak.

"Menurunkan lemak dalam tubuh bisa mengurangi risiko terkena obesitas dan penyakit yang terkait dengan obesitas seperti penyakit jantung. Jadi ini merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan," tutur Dr Jonathan Johnston seorang fisiologi dari University of Surrey.

Selain menggeser waktu sarapan, merubah waktu makan malam kita menjadi lebih cepat 90 menit dari biasanya juga memiliki efek yang hampir sama.

"Walaupun ini hanya merupakan studi dalam skala kecil, namun bisa memberikan informasi betapa pentingnya waktu makan bermanfaat bagi tubuh kita," ucap Dr Jonathan.



Saksikan juga video 'Camilan Setelah Sarapan yang Tak Bikin Gemuk':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed