Rabu, 27 Jul 2011 13:34 WIB

Pasien Sering Mengeluh Maag Tapi Menunjuknya ke Pusar

- detikHealth
Jakarta - Sakit maag termasuk salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Tapi sayangnya banyak orang yang salah menilai sakit maag, karena sakit maag terjadi jika nyeri yang muncul berasal dari uluhati dan bukan perut.

"Ada pasien yang mengeluh sakit maag, tapi begitu ditanya yang mana yang sakit ia nunjuk ke pusar. Padahal sakit maag itu jika nyeri di uluhati," ujar Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dalam acara simposium PAPDI dengan tema Ibadah Berkualitas Selama Puasa Tanpa Gangguan Penyakit di Gedung Prodia, Rabu (27/7/2011).

Dr Ari menuturkan sakit maag adalah kumpulan gejala rasa nyeri atau rasa tidak nyaman di daerah epigastrium atau ulu hati. Sedangkan jika rasa sakit di pusar kemungkinan disebabkan oleh gangguan di usus halus atau besar.

Gejala yang muncul jika seseorang mengalami sakit maag yaitu:

  1. Rasa tidak nyaman, sakit, perih di sekitar ulu hati
  2. Mual dan muntah
  3. Perut terasa kembung atau penuh
  4. Cepat kenyang
  5. Sering bersendawa
  6. Nafsu makan berkurang
  7. Nyeri dada dan mulut pahit, jika asam lambung sudah naik ke atas atau terjadi refluks.

"Ada studi yang dilakukan terhadap 5 wilayah kota di Jakarta dengan responden sebanyak 1.400 dan diketahui sekitar 50 persen dari responden mengalami sakit maag," ujar ketua bidang advokasi PB PAPDI ( Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia).

Dr Ari menuturkan penyakit maag terbagi menjadi 2 jenis yaitu:
1. Sakit maag fungsional, jika dilakukan endoskopi maka akan terlihat normal atau tidak ada gangguan. Penyebabnya bisa karena makan yang tidak teratur, kebiasaan makan cemilan berlemak, minum kopi atau bersoda sepanjang hari, merokok dan stres.

2. Sakit maag organik, jika dilakukan endoskopi maka akan terlihat kondisi yang tidak normal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease atau naiknya asam lambung ke kerongkongan), tukak lambung, sariawan, polip atau kanker, sekitar 20 persen hasil tes menunjukkan positif untuk kuman Helicobacter pylori.

"Sebagian besar masyarakat yang menderita maag umumnya termasuk dalam fungsional dan sakit maag fungsional bisa membaik jika berpuasa," ujar dokter dari divisi gastroenterologi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI/RSUPNCM.

Bagi masyarakat yang menderita sakit maag fungsional, maka bisa diatasi dengan makan teratur, menghindari makanan yang merangsang asam lambung seperti kopi, minuman berakohol, anggur putih, sari buah sitrus dan susu full cream. Selain itu hindari faktor-faktor pemicunya seperti rokok dan stres.



(ver/ir)
News Feed