Jumat, 21 Sep 2018 08:02 WIB

Begini Cara Pelatih Menjaga ODHA Tetap Bugar untuk Marathon

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Dokumentasi UNAIDS Foto: Dokumentasi UNAIDS
Jakarta - Dalam rangka mematahkan stigma mengenai orang dengan HIV-AIDS atau ODHA sekaligus dalam rangka amal, empat ODHA akan berlari puluhan kilometer dalam Electric Jakarta Marathon 2018 bulan Oktober nanti. Sang pelatih, Andri Yanto, punya cara tersendiri bagaimana melatih mereka dan sekaligus tetap bugar menjelang ajang tersebut.

"Pertama kali yang saya pompa adalah mental, karena misalnya kayak mas Tesa ini akan berlari 42 km, mas Fikran dan mas Davi akan berlari 21 km. Buat orang yang tidak terbiasa lari untuk berlari di jarak itu biasanya orang udah takut duluan," tuturnya pada acara konferensi pers Run for Charity #SayaBerani #SayaSehat yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI dan UNAIDS, Kamis (20/9/2018).

Bagi Andri, manusia mempunyai kekuatan yang luar biasa, yakni dari kekuatan mental. Katanya, lari jarak jauh itu 90 persennya soal mental, sisanya fisik. Sehingga sebenarnya tidak ada keterbatasan pada manusia jika mentalnya kuat..


ODHA erat dengan stigma lemah, tidak berdaya, sehingga tak mampu beraktivitas layaknya orang-orang lain. Padahal itu sama sekali tidak benar, karena ODHA yang telah mengonsumsi obat antiretroviral (ARV) dapat menjaga kesehatannya dan beraktivitas seperti biasa atau bahkan berolahraga berat.

Keempat ODHA yakni Tesa, Eva, Davi dan Fikran memang mempunyai latar belakang olahraga yang baik, seperti tinju, sepakbola, berenang dan bulu tangkis. Bahkan menurut Andri, mereka lebih bugar ketimbang para pelari yang pernah ia tangani.

Untuk nutrisi, Andri tidak mengkhususkan asupan apapun kepada mereka. ODHA juga tidak memiliki pantangan makan, sehingga Andri hanya mengingatkan pentingnya makanan yang seimbang, karbohidrat dan protein dipastikan ada.

"Jadi pada dasarnya nggak ada yang rumit karena kita sebetulnya bukan professional athlete di mana kita tidak berkompetisi, tapi ini gerakan sosial. Hanya kami berusaha untuk selesai dengan baik. Tanpa halangan, tanpa cedera dan menjadi misi yang sukses," tutupnya.

(frp/up)