ADVERTISEMENT

Rabu, 26 Sep 2018 20:16 WIB

Berbagai Tipe Polymastia, Penyebab Orang Punya Payudara Lebih dari Dua

Widiya Wiyanti - detikHealth
Tipe orang yang punya payudara lebih dari dua. Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang bertanya-tanya, adakah dalam kehidupan nyata seseorang memiliki tiga payudara seperti yang ditampilkan model catwalk di Milan Fashion Week 2018? Tidak jarang yang berpendapat hal itu tidak mungkin terjadi.

Tetapi kondisi itu pernah terjadi menurut beberapa penelitian. Kondisi itu disebut polymastia, supernumerary breasts atau mammae erraticae. Kondisi ini memiliki jaringan payudara ekstra yang dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari ada tiga puting hingga ada tiga payudara dengan bentuk sempurna dan berfungsi dengan baik.

Dikutip dari suatu penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal (BMJ Case Reports), ada beberapa klasifikasi bentuk dari kondisi polymastia ini berdasarkan kategori pada tahun 1915 oleh Kajava.

Kelas I : terdiri dari payudara lengkap termasuk jaringan kelenjar, puting susu, dan areola (daerah hitam di sekitar puting).
Kelas II : hanya terdiri dari jaringan kelenjar dan puting, tanpa areola.
Kelas III : hanya terdiri dari jaringan kelenjar dan areola, tanpa puting.
Kelas IV : hanya terdiri dari jaringan kelenjar.
Kelas V (pseudomamma) : hanya terdiri dari puting dan areola, tanpa jaringan kelenjar.
Kelas VI (polythelia) : hanya terdiri dari puting susu.
Kelas VII (polythelia areolaris) : hanya terdiri dari areola.
Kelas VIII (polythelia pilosa) : hanya terdiri dari rambut.


Belum ada data mengenai bentuk yang mana yang lebih sering terjadi. Namun, ada sekitar 2-6 persen dari populasi wanita yang memiliki kondisi polymastia ini. Sedangkan pada pria terjadi sekitar 1-3 persen populasi.

Menurut Dr Anne Burdick, seorang profesor dermatologi University of Miami, Miller School of Medicine, lokasi paling umum dari payudara ketiga ini ada di bagian dekat ketiak.

"Jaringan payudara ekstra biasanya di satu ketiak atau yang lain, tetapi bisa juga ada di area lain, termasuk bagian tengah dada, tulang dada, punggung, atau bahkan di daerah genital," katanya.

(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT