ADVERTISEMENT

Sabtu, 29 Sep 2018 19:27 WIB

Warga Sekitar Gunung Kerinci Sebaiknya Pakai Masker

Rosmha Widiyani - detikHealth
Warga menggunakan masker saat erupsi Gunung Raung di Bondowoso, Jawa Timur. Foto: Chuk S. Widarsha
Jakarta - Gunung Kerinci di Jambi mengalami erupsi hari ini Sabtu (29/9/2018) sejak pukul 01.30 waktu setempat. Kerinci tampak menyemburkan abu vulkanik ke arah barat hingga pukul 08.30 waktu setempat. Semburan tidak lagi terlihat pada pukul 10.30 WIB karena Kerinci tertutup awan.

Sekilas, Kerinci memang tampak tak lagi mengamuk. Namun tak ada yang bisa menjamin Kerinci tak lagi memuntahkan materi vulkanik. Dikutip dari situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC), warga sekitar lokasi erupsi sebaiknya menggunakan masker berkategori N 95. Warga juga disarankan memakai baju lengan panjang, kacamata pelindung, serta tidak menyetir kendaraan.


Perlindungan ini untuk mencegah abu masuk ke dalam saluran pernapasan, atau kontak langsung dengan kulit. Abu vulkanik yang bersifat asam bisa menyebabkan gatal-gatal, iritasi, dan infeksi. Abu yang mencemari saluran dan penampungan air rumah tangga juga bisa menyebabkan iritasi kulit.

Abu vulkanik yang mengandung silika bisa mengakibatkan penumpukan dalam paru yang disebut silikosis. Pajanan dalam waktu lama bisa mengakibatkan gangguan pernapasan, mulai dari sesak hingga Penyakit Paru Obstetrik Kronis (PPOK). Risiko lainnya adalah Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA). Infeksi saluran napas ditandai demam/meriang, sakit tenggorokan, dan dahak menjadi kental.

Bila memungkinkan, warga sebaiknya berada sejauh mungkin dari lokasi yang terkena dampak erupsi. Warga tidak perlu ke luar rumah kecuali atas petunjuk petugas atau pemerintah setempat. Selama di dalam rumah pastikan menutup jendela, pintu, perapian atau tungku kayu, dan menekan penggunaan pemanas udara atau AC. Hal ini akan mencegah abu dan gas vulkanik ke dalam rumah.

(Rosmha Widiyani/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT