Minggu, 30 Sep 2018 13:07 WIB

Berapa Lama Manusia Bertahan Hidup di Bawah Reruntuhan?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tim SAR melakukan evakuasi korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan hotel Roa-Roa di Palu, Minggu (30/9). Diperkirakan sebanyak 50 orang tertimbun di reruntuhan bangunan hotel itu. ANTARA FOTO/BNPB/pras/ Tim SAR melakukan evakuasi korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan hotel Roa-Roa di Palu, Minggu (30/9). Diperkirakan sebanyak 50 orang tertimbun di reruntuhan bangunan hotel itu. ANTARA FOTO/BNPB/pras/
Jakarta - Pasca gempa berskala 7 magnitudo, puluhan orang terjebak di reruntuhan Hotel Roa-roa, Palu, Sulawesi Tengah. Berkejaran dengan waktu, Basarnas terus berupaya mengevakuasi korban selamat.

Dalam kondisi terjebak reruntuhan, berapa lama manusia bisa bertahan hidup? Pastinya ada banyak faktor yang mempengaruhi peluang untuk survival, mulai dari suplai makan-minum hingga kondisi fisik dan mental korban.

Dikutip dari BBC, seorang wanita ditemukan masih hidup di bawah reruntuhan pabrik, 17 hari setelah bangungan tersebut runtuh pada 2013 silam. Ia ditemukan setelah petugas mendengar tangisan "Tolong selamatkan saya."

Di Haiti, seorang pria ditemukan selamat 12 hari setelah gempa mengguncang wilayah itu pada 2010. Pria tersebut terperangkap dalam reruntuhan toko yang sudah sempat beberapa kali dijarah.



Kasus 'luar biasa' ditemukan pada Desember 2005, ketika seorang wanita 40 tahun diselamatkan dari reruntuhan dapur di Kashmir. Wanita ini terjebak lebih dari dua bulan setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut. Dokter menyebutnya mukjizat karena wanita tersebut terjebak di ruangan yang begitu sempit sampai-sampai tidak bisa bergerak.

Kemampuan bertahan hidup saat terjebak reruntuhan bervariasi tergantung banyak faktor. Menurut Health24, peluang untuk bertahan hidup dalam 24 jam berkurang antara lain ketika korban mengalami perdarahan.

(up/Rosmha Widiyani)
News Feed