Rabu, 10 Okt 2018 18:46 WIB

Hari Kesehatan Jiwa

So Sweet! Pengidap Gangguan Jiwa Disuapi Polisi di Hari Spesial

Angling Adhitya Purbaya - detikHealth
Jajaran Polrestabes Semarang mengunjungi panti rehabilitasi sosial untuk merayakan hari kesehatan jiwa (Foto: Angling/detikHealth) Jajaran Polrestabes Semarang mengunjungi panti rehabilitasi sosial untuk merayakan hari kesehatan jiwa (Foto: Angling/detikHealth)
Semarang - Penghuni panti rehabilitasi sosial (Resos), Amongjiwo Semarang kaget ketika sejumlah polisi datang 'menggerebek'. Bukan untuk menangkap penjahat, polisi dari Polrestabes Semarang itu membawa kue tart untuk dibagikan.

Pasukan dari Sabhara Polrestabes Semarang itu ternyata ingin memperingati hari kesehatan mental dunia. Mereka membagikan 130 kue tart kepada para penyandang gangguan jiwa dan orang-orang terlantar yang ditampung di sana.

Para polisi tersebut tidak hanya membuat kaget ketika datang, bahkan mereka "melayani" para penghuni dengan menyuapi. Orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) yang ada di sana pun menerima dengan tenang.

"Kami bersama sejumlah personil ingin meningkatkan kepedulian kami kepada sesama. Termasuk bersama penghuni resos. Kami juga membagikan beberapa bungkus makanan," kata Kanit Turjawali Sat Sabhara Polrestabes Semarang, AKP Agus Dharmayuda, Rabu (10/10/2018).

Para polisi membawa kue tart dan menyuapi pengidap gangguan jiwa.Para polisi membawa kue tart dan menyuapi pengidap gangguan jiwa. Foto: Angling/detikHealth




Kepala Resos Amongjiwo, Diyono mengatakan kue sederhana itu dirasa sangat mewah karena sebagian dari mereka memang sudah dibuang dari keluarga. Perhatian semacam itu bisa membuat mereka merasa diperhatikan.

"Kue ini mewah, kami sangat berterima kasih begitu perhatiannya rombongan dari Polrestabes ini karena masih ingat dengan teman-teman kita yang kurang beruntung ini," kata Diyono.

Untuk diketahui jumlah penghuni di Resos Amongjiwo ada 153 orang dan sebagian besar merupakan ODGJ sebanyak 138 orang. Jumlah tersebut ternyata melebihi kapasitas yang hanya mampu menampung 70 orang.

"Harapannya dengan hari kesehatan mental ini masyarakat jadi lebih peduli terhadap mereka yang mengalami gangguan mental. Mereka ini juga sama-sama manusia seperti kita," tandasnya.

(up/up)
News Feed