Senin, 15 Okt 2018 08:05 WIB

Capaian Imunisasi MR Papua Barat Tembus 98 Persen

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Cakupan Imunisasi MR di Papua Barat sudah melebihi target. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth) Cakupan Imunisasi MR di Papua Barat sudah melebihi target. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
SORONG - Imunisasi MR (Measles Rubella) di provinsi Papua Barat mencapai 98 persen, melebihi dari yang ditetapkan oleh Kemeterian Kesehatan yakni sebesar 95 persen. Hal ini menjadikan provinsi Papua Barat sebagai satu-satunya provinsi di luar pulau Jawa yang memiliki cakupan tertinggi untuk imunisasi MR.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan, SKM, MKes, mengatakan segala upaya dilakukan oleh pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi pada anak.

"Sosialisasi yang umum melalui media cetak dan elektronik, tapi teman-teman di sini juga masuk pada tingkat bawah seperti karang taruna dan grup tari. Pokoknya setiap ada kesempatan kita selalu sampaikan ke masyarakat," ujarnya saat ditemui di Alun-Alun Aimas Kabupaten Sorong, Minggu (14/10/2018).



Otto menambahkan, Papua Barat sudah memiliki 8 kabupaten dan 1 kota dengan capaian imunisasi MR di atas 95 persen, seperti di Kabupaten Maybrat yang telah mencapai 124,04 persen. Namun terdapat juga daerah yang cakupannya masih kurang dari 95 persen.

"Papua Barat memiliki 12 kabupaten dan 1 kota, sudah hampir semua diatas 95 persen tinggal 4 kabupaten yang belum tapi sudah hampir juga," tambahnya.

Lebih lanjut, Otto berujar adanya komunikasi dan komitmen yang baik dari kepala daerah dan kerjasama antara semua lini hingga ke pelosok daerah menjadi salah satu kunci kesuksesan dari keberhasilan imunisasi MR di Papua Barat.

"Kekuatan dari kepala daerah sangat penting, kalau tidak komitmen ya programnya tidak berjalan. Gubernur, bupati dan walikota disini sampai terjun langsung ke daerah pedalaman untuk melihat sejauh mana program imunisasi sudah berjalan," tutupnya.






Tonton juga 'Apa Risiko Saat Bunda Menolak Imunisasi untuk Anak?':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)