Senin, 15 Okt 2018 12:04 WIB

Kerjasama dengan BPOM RI, Palestina Butuh Obat Dasar dan Vaksin

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kepala BPOM, Penny K Lukito dalam pertemuan Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS).  Foto: Aisyah Kamaliah/detikHealth Kepala BPOM, Penny K Lukito dalam pertemuan Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS). Foto: Aisyah Kamaliah/detikHealth
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjalin hubungan dengan Palestina dalam hal membangun perkuatan regulasi obat dan makanan dalam kerangka Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS). Dalam program ini, difokuskan untuk berbagi pengetahuan terkait pengawasan obat dari kedua belah pihak negara.

"Kami me-launch technical cooperation antara National Medicine Regulatory Authorirty Palestina. Ini membanggakan bagi BPOM untuk ikut berkontribusi dalam dukungan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas untuk masyarakat Palestina masalah obat dan makanan, bagaimana pengelolaan obat dan makanan, mulai produksi, impor dan ekspornya. Ini menyangkut hal yang sangat luas dan dalam multi years, tidak dalam satu tahun saja," kata Kepala BPOM, Penny K Lukito, Senin (15/10/2018).



Di dalam kerjasama ini ada banyak aspek yang disinggung mulai dari otorisasi uji klinis, otorisasi pemasaran, inspeksi pengaturan, pengujian laboraturium, produksi vaksin, dan pelatihan sarana teknis lainnya. Namun kali ini, BPOM menegaskan akan terfokus dalam masalah obat-obatan.

Lantas, apa yang paling dibutuhkan Palestina dalam pelatihan bersama BPOM? Penny menuturkan vaksin adalah salah satu hal yang menjadi kebutuhan dari masyarakat Palestina sekarang.

"Vaksin, sekarang pun kita fokus ke vaksin atas kebutuhan. Kita memberikan konteks sesuai kebutuhan palestina. Vaksin akan jadi kebutuhan yang sangat penting di negara manapun. Kemudian obat-obatan essential, obat dasar," jelasnya.

First Secretary Diplomat Kedutaan Besar Palestina, Muammar Milhem, di kesempatan yang sama juga mengaku sangat berterima kasih dengan perhatian yang diberikan Indonesia kepada Palestina.

"Indonesia setiap waktu mendukung Palestina, dan kami menunggu kerjasama antara Indonesia dan Palestina, juga berharap adanya kerjasama di bidang lain lagi dengan Indonesia. Lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada Indonesia," ungkapnya.






Tonton juga 'Vaksin Palsu Beserta Dampak yang Ditimbulkannya':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/fds)
News Feed