Rabu, 17 Okt 2018 11:06 WIB

Kata Komunitas Perempuan Soal Kasus Perkosaan Dibuang Dalam Angkot Cianjur

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Komunitas perEMPUan mengomentari kasus pemerkosaan gadis asal Sukabumi di Cianjur. Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono Komunitas perEMPUan mengomentari kasus pemerkosaan gadis asal Sukabumi di Cianjur. Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta - Sungguh malang kejadian yang menimpa seorang gadis asal Sukabumi di Cianjur. Ia diduga dicekoki minuman keras (miras) yang kemudian ditemukan tergeletak di dalam sebuah angkutan kota (angkot) di kawasan Alun-alun Cibeber, Kabupaten Cianjur. Perempuan tersebut diduga mengalami pemerkosaan. Warga dan sejumlah polisi pun langsung membawa wanita itu ke Puskesmas terdekat.

"Korban saat dibawa ke Puskesmas dalam kondisi tidak sadarkan diri karena pengaruh minuman beralkohol. Setelah siuman korban masih kelihatan bingung dan keliatan depresi," kata Udin Wahyudin, petugas medis Puskesmas Cibeber, dikutip dari detikNews.

Kabar ini sampai ke telinga perEMPUan, komunitas yang memang fokus pada pemberian informasi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di tempat dan kendaraan umum. Kepada detikHealth, pendiri perEMPUan, Rika Rosvianti, menyebutkan setiap tindakan kekerasan seksual adalah kesalahan dari pelaku.


"Pada dasarnya perEMPUan meyakini bahwa setiap tindak kekerasan seksual adalah kesalahan pelaku, bukan kesalahan korban. Termasuk juga untuk kasus ini," kata Rika melalui pesan singkat.

Pihaknya mengaku sangat bersyukur dengan kesigapan warga yang segera membawa korban ke Puskemas untuk segera mendapatkan perawatan medis dan kepada pihak kepolisian yang responsif dalam menangani kasus ini. Komunitas perEMPUan juga siap membantu memberikan rujukan bantuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang terdekat dari domisili korban bila memang diperlukan.

"Hal yang paling utama menurut perEMPUan adalah untuk segera memulihkan psikologis dan fisik korban melalui konseling agar trauma tidak berkepanjangan, sambil proses hukum berjalan dalam koordinasi kepolisian," tutupnya.





Tonton juga 'Kejati Jambi Didemo terkait Kasasi Korban Perkosaan Dibui':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/fds)