Minggu, 21 Okt 2018 15:15 WIB

Patah Tulang Tangan Seperti Messi Bisa Terjadi di Siku dan Pergelangan

Rosmha Widiyani - detikHealth
Lionel Messi tergeletak setelah mengalami cedera patah tulang radial. (Foto: Albert Gea/Reuters) Lionel Messi tergeletak setelah mengalami cedera patah tulang radial. (Foto: Albert Gea/Reuters)
Jakarta - Bintang Barcelona Lionel Messi mengalami cidera pada lengan kanan bawah dalam laga melawan Sevilla. Dikutip dari laman Ortho Info dari American Academy of Aorthopaedic Surgeons (AAOS), patah tulang radial seperti Messi bisa terjadi di siku dan pergelangan. Tiap lokasi patah membutuhkan penanganan yang berbeda.

Patah siku lebih sering terjadi pada perempuan usia 30-40 tahun daripada laki-laki. Sekitar 20 persen cidera pada siku adalah patah yang tingkat keparahannya dibagi menjadi tiga tipe. Patah tipe satu umumnya kecil, seperti retakan, dan tulang yang cidera masih terlihat menyatu. Bila tidak ditangani, cidera ini baru bisa terlihat setelah tiga minggu dengan sinar X. Pasien bisa ditangani tanpa operasi dengan menggunakan penyangga (splint) dan ikatan menyilang di dada (sling) selama beberapa hari. Pasien jangan menggerakkan siku dan pergelangan terlalu cepat untuk mencegah patah menjadi makin parah.



Patah tipe dua sedikit lebih parah karena melibatkan potongan tulang yang lebih besar. Tulang bergeser dari letaknya semula, yang mengharuskan pasien menggunakan penyangga dan ikatan di dada selama 1-2 minggu sebelum fisioterapi. Dokter biasanya menyarankan operasi jika patahan yang besar bergeser jauh dari letaknya semula. Operasi bertujuan menyambungkan tulang dengan lempengan logam, serta memperbaiki jaringan lain yang luka misal otot. Jika penyambungan tak bisa dilakukan, dokter akan membuang patahan dari tulang radial siku (radial head).

Patah paling parah adalah tipe tiga, dengan potongan tulang lebih dari satu yang tak bisa disambung kembali. Patah tipe tiga biasanya melibatkan cidera cukup parah pada sendi dan jalinan otot di sekitar siku. Tipe tiga harus ditangani dengan operasi untuk menyambung, membuang patahan, dan memperbaiki jaringan lembut di sekitar lokasi cidera. Dalam beberapa kasus, radial head harus diganti dengan yang palsu untuk mempertahankan fungsi motorik lengan. Pasien disarankan menggerakkan siku perlahan untuk menghindari kaku.

Cidera patah, terlepas dari tingkat keparahannya pasti berpengaruh pada pergerakan siku. Pasien harus rutin berlatih usai penanganan cidera, untuk mengembalikan pergerakan dan kekuatannya sebelum kembali beraktivitas.



Tonton juga video 'Detik-detik Messi Alami Patah Tangan'

[Gambas:Video 20detik]

(fds/fds)
News Feed