Senin, 22 Okt 2018 17:45 WIB

Ada Selang di Perut Wanita Brebes Usai Operasi, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Imam Suripto - detikHealth
Ilustrasi dokter bedah (Foto: dikhy sasra) Ilustrasi dokter bedah (Foto: dikhy sasra)
Brebes - Seorang wanita warga Dukuh Kelapa Sawit, mengaku trauma menjalani operasi lanjutan paska menjalani operasi cesar saat melahirkan. Wanita ini takut menjalani operasi kembali karena masih ada selang plastik di bagian perut.

Inilah yang dialami oleh Tarmini (38), pasangan dari Sutoyo. Perempuan ini menjalani operasi cesar karena melahirkan anak ke 4 pada tanggal 5 Oktober lalu di rumah sakit Dedy Jaya. Proses operasi cesar ini ditangani oleh dr Budi, spesialis kandungan.

Sesuai arahan dokter tersebut, Tarmini diminta datang untuk melakukan kontrol pada tanggal 12 Oktober. Saat pemeriksaan itu, jahitan luka bekas operasi ditemukan ada yang terlepas sehingga dokter menyarankan untuk dilakukan dioperasi kembali.

Operasi kedua ini dilakukan pada 13 Oktober 2018 lalu oleh dokter yang sama. Usai menjalani operasi kedua ini, Tarmini mengaku ada kejanggalan. Ternyata, ada selang plastik yang tertanam di perut.

"Petugas yang ikut operasi bilang ada selang plastik dan kain perban yang tertinggal. Dia yang kasih tahu, saya malah awalnya tidak tahu menahu. Tapi setelah itu mereka bilang, ini tidak apa apa, tidak membahayakan," ujar Tarmini ditemui di rumahnya, Senin (22/10/2018) siang.



Setelah kejadian itu, Tarmini mengaku kesakitan pada bagian bekas lukanya. Dia bahkan tidak ingin menjalani operasi lagi untuk mengeluarkan selang tersebut. Dia merasa sudah trauma karena sudah dua kali menjalani operasi saat melahirkan anak ke-4.

"Sudah saya tidak mau operasi lagi, biar aja. Kata dokter juga ini (selang plastik) tidak apa apa. Tidak bahaya," tambah Tarmini.

Akibat trauma itulah, Tarmini tidak mau lagi menjalani kontrol di Rumah Sakit Dedy Jaya. Dia pun lebih memilih menjalani kontrol di puskesmas terdekat.

Saat dikonfirmasi, direktur RS Dedy Jaya, dr Irma Yurita didamping dr Budi, spesialis kandungan menjelaskan, selang plastik yang menempel di perut pasien memang sengaja untuk mempercepat proses penyembuhan.

"Jadi ini bukan malapraktik dokter. Pemasangan itu sengaja dan itu salah satu teknik menjahit paska operasi agar cepat membaik. Pemasangannya juga bukan ditanam di dalam perut," jelas dr Budi.



Tarmini terpaksa menjalani operasi dua kali karena ada masalah pada jahitan operasi. Ada jahitan yang lepas dan perlu segera ditangani.

Soal keberadaan selang plastik ini, kata dr Budi, akan dilepas setelah kondisi bekas luka membaik. Proses pelepasan selang pun tidak harus melalui operasi.

"Pasien tidak usah takut, tidak perlu operasi untuk melepasnya," tandas dr Budi.

Dokter spesialis kandungan ini menyarankan agar Tarmini rajin memeriksakan bekas operasinya ke RS Dedy Jaya, tempat dia menjalani operasi cesar.

"Kalau periksa di sini fasilitasnya lebih lengkap. Bisa tahu kondisi luar dan dalamnya. Jangan malah periksa ke puskesmas hanya karena takut dioperasi," pungkasnya.

(up/up)
News Feed