Rabu, 24 Okt 2018 10:51 WIB

Virus Mewabah di Pusat Rawat AS Gara-gara Keteledoran

Firdaus Anwar - detikHealth
Anak kecil dan orang dengan sistem imun lemah paling rentan terkena infeksi di fasilitas kesehatan. (Foto: Thinkstock) Anak kecil dan orang dengan sistem imun lemah paling rentan terkena infeksi di fasilitas kesehatan. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Rumah sakit, klinik, atau fasilitas kesehatan lainnya adalah area yang rawan untuk terjadi penyebaran infeksi karena di sana bisa berkumpul pasien dengan berbagai penyakit. Oleh karena itu petugas kesehatan memiliki prosedur yang ketat untuk menjamin kebersihan dan keamanan lingkungan sehingga tidak terjadi wabah.

Namun demikian kadang penyebaran wabah di fasilitas kesehatan masih saja bisa terjadi seperti yang baru-baru ini dilaporkan di Pusat Rawat dan Rehabilitasi Wanaque, New Jersey, Amerika Serikat. Sebanyak 18 orang penghuni fasilitas tersebut jatuh sakit dengan enam di antaranya meninggal dunia akibat infeksi oleh adenovirus.



Departemen Kesehatan (Depkes) New Jersey pada Selasa (23/10) memerintahkan agar Pusat Rawat dan Rehabilitasi Wanaque tidak menerima pasien baru sampai wabah selesai. Saat ini kasus masih dalam investigasi dengan bukti awal menunjukkan adanya keteledoran.

"Tim menemukan adanya kekurangan praktik mencuci tangan dan Departemen Kesehatan masih memeriksa masalah penanganan infeksi yang dilakukan di fasilitas," tulis Depkes dalam pernyataan yang dikutip Rabu (24/10).

Adenovirus sendiri adalah virus yang menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) sebetulnya hanya menyebabkan gejala ringan seperti flu selama 10 hari. Namun pada beberapa orang dengan sistem imun yang sedang lemah adenovirus diketahui bisa menyebabkan konjungtivitis dan diare.

Adenovirus tahan terhadap disinfektan dan dapat bertahan hidup di permukaan dalam waktu lama hingga berminggu-minggu. Oleh karena itu untuk menghindarinya disarankan agar seseorang mencuci tangan sampai benar-benar bersih.

"Rajin-rajin cuci tangan dan hindari sering menyentuh wajah," saran CDC.


Tonton juga 'Cuci Tangan Jangan Lupa Pakai Sabun':

[Gambas:Video 20detik]

(fds/up)
News Feed