Sabtu, 27 Okt 2018 19:35 WIB

Mayat Dicor Dalam Drum, Ini yang Terjadi pada Tubuh Manusia yang Disemen

Widiya Wiyanti - detikHealth
Mayat dicor di Sukoharjo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom Mayat dicor di Sukoharjo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta - Masyarakat Sukoharjo digegerkan dengan penemuan mayat dalam kondisi dicor di dalam drum. Seorang pemulung yang menemukan mayat tersebut di bawah jembatan Desa Pondok, Grogol, Sukoharjo pada hari Jumat (26/10/2018) sore.

"Tadi saya mau ambil drum, saya buka baunya menyengat, ternyata kelihatan ada tulang dicor," kata Muji Agung seperti dikutip dari detikNews.

Menurut Muji, mayat tersebut dicor bersama pakaiannya. Dia juga menduga bahwa mayat yang tinggal tulang belulang itu berjenis kelamin pria.

"Di dalam drum ada selimut, mayatnya pakai kaus lengan panjang lorek, sama pakai celana dalam pria. Kemungkinan dia pria," lanjutnya.



Apa yang terjadi pada tubuh manusia ketika dicor semen ya? Dirangkum dari beberapa sumber, ini kondisi yang mungkin terjadi.

1. Tubuh manusia menjadi mumi

Karakteristik kapur dan alkali dalam semen dan porositas matriksnya akan menarik uap air keluar dari tubuh sehingga membuat tubuh mengeras seperti mumi.

2. Tubuh bisa hancur

Kandungan asam di cor-an semen bisa membuat jaringan lunak tubuh mengalami dekomposisi internal (pembusukan) dan autolisis, yaitu proses penghancuran sel yang dilakukan oleh enzim dari dalam sel itu sendiri yang berujung pada kematian sel. Tulang pun bisa terkikis namun butuh waktu lebih lama daripada bagian tubuh yang lain.

3. Bereaksi dengan lemak tubuh

Kelembaban dan karakteristik alkali dapat bereaksi dengan lemak tubuh untuk membentuk adipocere. Pada dasarnya merupakan pos mortem yang berbentuk sabun dari jaringan lunak dan mudah hancur. Tubuh gemuk biasanya lebih mungkin mengalami hal ini.



Ini video 'Deretan Fakta Mayat Dicor di Dalam Drum di Sukoharjo':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)