Senin, 29 Okt 2018 09:27 WIB

Tren Berobat ke China Ternyata Nggak Cuma Ada di Indonesia

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Bukan hanya Indonesia yang punya tren berobat ke Cina. Foto: thinkstock
Guangzhou - Bukan hal yang baru jika ada warga yang memilih untuk mengobati penyakitnya ke negara lain. Di Fuda Cancer Hospital Guangzhou, China, sendiri, ada sekitar 500-an warga Indonesia datang berobat setiap tahun, diikuti dengan negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Filipina.

CEO Fuda Cancer Hospital, Shi Jian, menyebutkan bahwa Indonesia, Filipina, Malaysia dan Thailand menjadi empat negara Asia Tenggara yang memiliki jumlah pasien cukup banyak berobat ke rumah sakit tersebut. Tak heran karena Fuda sendiri telah memperoleh akreditasi Joint Commission International (JCI) sejak Maret 2011.


"Yang membuat Fuda bisa menarik banyak pasien lokal hingga internasional, mungkin yang bisa saya nilai dari keempat negara tersebut adalah beberapa rumah sakit masih menjalankan metode konvensional, yaitu operasi, kemoterapi, radiasi. Belum ada suatu metode spesial dalam pengobatan atau peningkatan medis," lanjutnya, saat diwawancarai oleh detikHealth di sela acara media visit Fuda Cancer Hospital.

Selain negara-negara Asia Tenggara ataupun Asia lainnya, Shi Jian mengatakan ada juga pasien asal Denmark yang tiap tahunnya bisa mencapai ribuan yang datang berobat ke rumah sakit ini. Fuda menjadi rumah sakit yang terkenal akan reputasinya menggunakan metode cryosurgery.

Cryosurgery merupakan salah satu metode pengobatan kanker tanpa operasi, menggunakan teknik ablasi untuk menghancurkan tumor dengan pendinginan ekstrem. Lewat membekukan dan mencairkan sel kanker lewat jarum elektroda yang ditusukkan langsung ke dalam sel kanker dan menyalurkan gas argon helium.





Tonton juga 'Cryosurgery, Terobosan Baru Pembunuh Sel Kanker':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)