Kamis, 01 Nov 2018 13:23 WIB

Sekolah Larang Pakai Tas, Siswa Ini Protes Bawa Microwave

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sekolah larang bawa tas, remaja laki-laki ini malah bawa microwave. Foto: iStock
Jakarta - Seorang remaja, Jacob Ford (17) berani memprotes aturan sekolahnya yang melarang pemakaian tas besar untuk kakak tingkat demi alasan 'kesehatan dan keamanan' adik-adik tingkat. Banyak murid beralih membawa buku dengan kantung plastik, tapi sebagai bentuk ketidaksetujuannya, Jacob justru membawa sebuah microwave yang berujung skors selama dua hari.

Jacob pun juga menuliskan 'Bags in Sixth Form - My Thoughts and A Potential Solution' yang kemudian ia berikan kepada kepala sekolah dan staf lainnya mengenai solusi yang ia tawarkan untuk mengganti aturan yang diterapkan Spalding Grammar School, Lincolnshire, Inggris.

Dalam aturan dijelaskan 'murid-murid didorong untuk membawa buku dengan tangan untuk maksimal dua pelajaran sekaligus'.



"Apakah ini keputusan yang tepat untuk melarang penggunaan tas? Aku rasa masih bisa dikompromikan," tulis Jacob seperti dikutip dari Mirror.

Tak hanya Jacob, banyak orangtua juga yang memprotes aturan ini hingga menandatangani petisi. Menurut mereka, siswa yang duduk di bangku lebih tinggi tentunya akan membawa beban yang lebih berat daripada adik-adik kelas mereka.

"Sediakan saja locker, terselesaikan kan masalahnya?" kata salah satu netizen.


Bicara soal aturan pemakaian tas yang aman untuk anak, Children's School Bag Act 2006 menyebutkan beban tas anak sekolah seharusnya tidak lebih dari 10 persen berat badan si anak.

Masalah yang akan dialami anak jika membawa beban tas sekolah terlalu berat di antaranya pergeseran tulang sendi, rematik, spondylolisthesis, nyeri pinggang, kondisi degenaratif tulang belakang hingga skoliosis.

Tapi kalau sekolah tidak pakai tas, hmm ya repot juga ya. Bagaimana tanggapanmu?

(ask/up)