Selasa, 06 Nov 2018 13:41 WIB

Konsumsi Tepung Kelapa Bisa Bantu Kontrol Gula Darah

Nabila Nufianty Putri - detikHealth
Foto: shutterstock
Jakarta - Menjaga gula darah agar tetap stabil merupakan suatu tantangan bagi para penderita diabetes. Salah satu cara mengontrol gula darah adalah dengan memilih asupan yang tepat, yakni dengan mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah.

Salah satunya adalah tepung kelapa yang memiliki kandungan serat pangan tinggi. Serat pangan pada tepung kelapa membantu mengontrol gula darah karena indeks glikemiknya yang rendah dan memperlambat proses pencernaan sehingga terasa kenyang lebih lama serta membantu mengontrol berat badan.


"Tepung kelapa mengandung serat pangan 11 gram dalam 50 gram sediaan. Dengan demikian dapat dikatakan tepung kelapa mengandung serat pangan cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan tepung terigu, tepung kelapa memilliki kandungan serat 14 kali lebih banyak," ujar Medical Officer of PT. Kalbe Farma, dr. Claudia Anggi Citra Putri kepada detikHealth, Selasa (6/11/2018).

Ia juga menjelaskan tepung kelapa dapat membantu mengontrol gula darah berdasarkan penelitian yang dilakukan di Institut Pertanian Bogor. Penambahan tepung kelapa sebanyak 25% pada nasi putih dapat menurunkan kadar indeks glikemik pada nasi putih sebesar 45% dari indeks glikemik nasi putih sendiri sebesar 89.

Maka tepung kelapa bisa menjadi alternatif nasi sebagai bahan pangan utama di Indonesia, khususnya kelompok masyarakat yang masih menyukai nasi putih ketimbang nasi merah. Namun makanan yang dikonsumsi sebaiknya tetap berpegang pada pedoman gizi seimbang dengan jenis bahan pangan semakin bervariasi.


Perlu diketahui, tepung kelapa dapat dicampurkan ke dalam berbagai jenis makanan, seperti roti, cupcake, muffin, cookies dan pancakes. Bahkan bisa ditambahkan ke nasi, smoothie, puding, atau digunakan sebagai pengganti tepung roti.

Untuk mendapatkan tepung kelapa pun tak sulit, ada H2 Tepung Kelapa yang kandungan serat pangannya 14 kali lebih besar daripada tepung terigu dan proteinnya 3 kali lebih besar dari pada tepung almond.




Tonton juga 'Perlukah Cek Gula Darah di Rumah?':

[Gambas:Video 20detik]

(ega/up)