Kamis, 08 Nov 2018 11:49 WIB

Mabuk Rebusan Pembalut

BNN Sebut Minum Air Rebusan Pembalut Bisa Merusak Otak

Kireina Suci Cahyani - detikHealth
Zat-zat beracun dalam pembalut bisa merusak saraf otak jika diminum (Foto: iStock) Zat-zat beracun dalam pembalut bisa merusak saraf otak jika diminum (Foto: iStock)
Topik Hangat Mabuk Rebusan Pembalut
Jakarta - Maraknya kasus narkotika di Indonesia kian hari kian meningkat. Tanah Air sempat dihebohkan dengan kasus peredaran serta penggunaan pil PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol). Kini masyarakat kembali digegerkan dengan kasus 'minum air rebusan pembalut wanita'.

Kasus tersebut dikabarkan oleh BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Jawa Tengah yang menciduk beberapa remaja tengah meminum air rebusan pembalut wanita. Saat digali keterangannya lebih lanjut mereka mengaku bahwa air rebusan tersebut dapat memberikan sensasi nge-fly untuk tubuhnya.

Sementara Kepala Sub Direktorat Pendidikan BNN, Agus Sutanto, SE, MSi, berpendapat hal tersebut dipicu dari beredarnya kabar dari mulut ke mulut yang memberikan stigma bahwa pengaruh minum cairan bekas pembalut dapat memberikan sensasi nge-fly.

"Iya itu karena halusinasi mereka saja akibat stigma yang diterima," ujar Agus, saat ditemui detikHealth di seminar Duta Anti Narkoba di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Serpong, Tangerang, Rabu (7/11/2018).


Kepala Sub Direktorat Pendidikan BNN, Agus Sutanto, SE, MSiKepala Sub Direktorat Pendidikan BNN, Agus Sutanto, SE, MSi (Foto: Annissa Widya Davita/detikHealth)


Menurut Agus jenis narkotika terbagi menjadi tiga, yaitu depresan, stimulan, dan halusinogen. Sensasi nge-fly yang diterima setelah meminum cairan bekas pembalut tersebut adalah efek dari salah satunya, yaitu halusinogen yang dapat mempengaruhi seseorang untuk berhalusinasi dengan berlebihan.

Sedangkan kandungan yang terdapat di dalam pembalut sendiri masih akan diteliti lebih lanjut, namun apabila hal ini masih terus menerus dikonsumsi tentu akan memberikan dampak negatif untuk tubuh.

"Bahaya untuk tubuh yang ditimbulkan itu lambat laun dapat merusak sistem saraf otak karena hal yang seharusnya tidak dikonsumsi malah dikonsumsi," tutup Agus.

(up/up)
Topik Hangat Mabuk Rebusan Pembalut
News Feed