Kamis, 08 Nov 2018 17:30 WIB

Butuh Deteksi Dini Seputar Stres dan Depresi? Dokter Jiwa Menantimu di BSD

Widiya Wiyanti - detikHealth
Deteksi dini kesehatan jiwa. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth Deteksi dini kesehatan jiwa. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta - Kesadaran masyarakat akan kesehatan jiwa saat ini sudah mulai meningkat. Hal ini terlihat dari cukup banyaknya masyarakat yang antusias untuk mendeteksi adanya gangguan kejiwaan yang dialaminya.

Rumah Sakit Jiwa Dr Soeharto Heerdjan mendirikan stand untuk deteksi dini kesehatan jiwa di Pameran Pembangunan Kesehatan yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD pada Kamis (8/11/2018). Ada cukup banyak orang yang mendatangi stand tersebut.

"Di sini bukan mendiagnosis dia gangguannya apa, tapi kita melihat apa gejala yang dirasakan," ujar psikiater dr Galianti kepada detikHealth.

Setiap orang harus menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan psikiater berkenaan dengan apa yang tengah ia rasakan. dr Galianti pun menyebut cukup banyak orang yang merasakan gejala kecemasan.



Orang-orang sedang melakukan wawancara dengan dokter jiwa.Orang-orang sedang melakukan wawancara dengan dokter jiwa. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth


"Tadi ada beberapa yang kondisinya gejala cemas dan gejala depresi," ungkapnya.

"Tapi kalau yang sebelumnya ada juga yang sudah mendengar halusinasi. Atau dia punya keyakinan yang salah adalah waham," lanjut dr Galianti.

dr Galianti mengatakan bahwa kesadaran masyarakat akan kesehatan jiwa sudah meningkat dibandingkan dahulu. Deteksi dini ini hanya untuk skrining awal, jika ditemukan gejala-gejala mengkhawatirkan, orang tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Stigma tetap ada, tapi jauh lebih baik dari zaman dulu," tutupnya.






(wdw/up)
News Feed