Jumat, 09 Nov 2018 16:05 WIB

Hoax Or Not

Tes Kehamilan dengan Pasta Gigi, Benar Bisa Nggak Sih?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Hoax or Not tes kehamilan dengan pasta gigi? Foto: Infografis Hoax or Not tes kehamilan dengan pasta gigi? Foto: Infografis
Jakarta - Baru-baru ini banyak beredar kabar di kalangan ibu-ibu atau dunia parenting mengenai tes kehamilan dengan menggunakan pasta gigi. Cara ini diunggah oleh beberapa akun di YouTube dengan memperlihatkan langkah-langkahnya.

Awalnya, urine dicampurkan dengan pasta gigi dan lihat apa yang terjadi. Jika ada perubahan menjadi kebiruan dan kemudian menimbulkan busa, itu berarti menunjukkan positif hamil. Namun jika tidak beraksi apapun, itu artinya tidak hamil.



Apakah cara seperti itu benar dan terbukti akurat? Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Budi Wiweko, SpOG(K), MPH menegaskan bahwa hal itu tidaklah benar.

"Hoax itu. Bagaimana bisa HCG (hormon chrorionic gonadotropin) dites pakai pasta gigi?" katanya kepada detikHealth, Jumat (9/11/2018).

Pada dasarnya, tes kehamilan menggunakan urine yang mengandung hormon HCG. Dokter yang akrab disapa Iko itu menjelaskan, pada orang hamil, hormon HCG diproduksi oleh calon plasenta bayi.

"Kalau hamil HCG-nya di atas 25," tambahnya.

Menrut dr Iko, urine yang dicampur dengan pasta gigi dan berubah menjadi kebiruan itu akibat adanya perubahan pH urine yang asam sehingga menimbulkan suatu reaksi disertai dengan munculnya busa.

(wdw/up)
News Feed