Jumat, 09 Nov 2018 17:02 WIB

Kabar Japanese Enchepalitis Merebak di Bali, Menkes: Ditelaah Dulu

Yoga Radyan Nalendra - detikHealth
Beredar kabar mengenai kasus Japanese Encephalitis di Bali oleh Pemerintah Australia. (Foto: Indra Komara/detikcom) Beredar kabar mengenai kasus Japanese Encephalitis di Bali oleh Pemerintah Australia. (Foto: Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Beredar kabar bahwa ada kasus Japanese Encephalitis (JE) di Bali. Pemerintah Australia dalam laman resmi smartraveller.gov.au mengeluarkan peringatan mengenai ancaman penyakit JE di Indonesia.

"Japanese Enchepalitis di Bali dikeluarkan oleh Australia bahwa kita (Indonesia) ada JE di Bali dan Manado. Saya bilang, bentar Pak. Bahkan kami sudah melakukan imunisasi untuk JE," kata Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, di Kantor Kementerian Kesehatan Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (9/11/2018).



Menkes mengatakan kasus ini akan ditelaah dan tingkat kebenarannya harus dipastikan oleh lembaga penelitan dan laboratorium terkait di Bali.

"Masih ditelaah. Kami minta ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan, benar apa tidak," tambahnya.

Japanese Enchepalitis adalah penyakit radang otak yang menyebabkan penumpukan cairan pada otak. Jenis penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk.



Pemerintah Australia juga menghimbau warganya yang akan bepergian ke daerah wisata khususnya Bali agar lebih berhati-hati agar tidak terkena penularan dari penyakit JE. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada jumlah wisatawan di Bali.

"Mereka mengatakan kalau wisatawan akan turun untuk pergi ke Bali. Jadi kita bisa melihat bahwa dengan hal yang demikian saja ekonomi kita sangat terkait dengan kesehatan," pungkasnya. (up/up)
News Feed