Minggu, 18 Nov 2018 14:17 WIB

Tompi Ingatkan Jangan Anggap Operasi Hidung Seperti Belanja Barang

Rosmha Widiyani - detikHealth
Sebelum memutuskan untuk operasi hidung, sebaiknya pikir matang-matang. (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT) Sebelum memutuskan untuk operasi hidung, sebaiknya pikir matang-matang. (Foto: Asep Syaifullah/detikHOT)
Jakarta - Operasi plastik untuk mengoreksi bentuk hidung kini sudah menjadi hal yang wajar. Hidung yang mungil dan mancung diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Dokter ahli bedah plastik dr Tompi, SpBP, menyarankan masyarakat tidak terburu-buru mengambil keputusan bedah plastik. Masyarakat bisa datang untuk berkonsultasi terlebih dulu, mempertimbangkan saran dari beberapa dokter bedah plastik, sebelum memutuskan hendak mengoreksi hidung.



"Operasi hidung tidak seperti belanja yang ingin harga termurah untuk barang yang sama. Semua harus dipertimbangkan dengan baik per kasus karena kita tidak jual hidung jadi. Bayaran nantinya sesuai servis yang diberikan," kata dr Tompi dalam siaran Instagram Live lewat akun @beyoutiful_drtompi, Sabtu (17/11/2018).

Menurut dr tompi, tiap dokter bedah plastik memiliki pengetahuan dasar yang sama. Artinya, tiap dokter bisa melakukan bedah plastik sesuai standar operasional prosedur. Namun tiap layanan menerapkan kebijakan medis berbeda, yang berdampak pada harga dasar yang dibayar pasien.

Dalam siarannya, dr Tompi juga menyinggung seputar metode yang digunakan dalam operasi plastik. Tiap metode bisa diterapkan asal sesuai kebutuhan pasien. Operasi koreksi hidung biasanya menerapkan metode pemasangan implan berbentuk L, tulang rawan, atau kombinasi keduanya.

(fds/fds)