Rabu, 21 Nov 2018 09:00 WIB

Laporan dari Jepang

Unik Nih! Di India, Tarian Jadi Pembangkit Semangat Survivor Kanker

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi tari (iStock)
Kyoto - Di India, ada salah satu kelompok survivor kanker bernama Ugam atau yang berarti 'bangkit'. Ugam dibentuk oleh anak-anak yang telah sembuh dari kanker di Tata Memorial Hospital. Menyadari bahwa banyak survivor kanker yang merasa kesulitan untuk kembali percaya diri, mereka pun membuat salah satu program seru yang berhubungan dengan seni. Yap, dengan menari India layaknya di film-film yang diperankan Shah Rukh Khan itu, lho.

Aishwarya Nikale salah satu perwakilan dari India di Konferensi Childhood Cancer International, Kyoto, Jepang, menuturkan bahwa menari adalah hal yang paling mudah untuk dinikmati banyak orang. Ia pun juga merasakan manfaat ini begitu ikut serta dalam kegiatan seni yang diselenggarakan Ugam.

"Setelah pengobatanku sendiri, aku enggak bisa bergerak banyak, staminaku berkurang banget, dan aku harus berhenti menari. Tapi ketika aku tergabung dengan klub ini dan aku menari lagi, aku bisa menari lebih baik lagi," katanya kepada detikHealth.

Masih menurut Aishwarya, menari adalah latihan yang membuat tubuh banyak bergerak. Selain itu juga dapat membantu meningkatkan kondisi jantung dan paru menjadi lebih baik.

Oh ya, tahu enggak, berdasarkan penelitian pada 48.000 orang di Inggris yang membandingkan antara kebiasaan menari dan berjalan selama sebulan terakhir. Para peneliti menemukan bahwa tarian intensitas sedang dikaitkan dengan risiko kematian kardiovaskular yang lebih rendah. Manfaat ini sedikit lebih baik daripada yang terlihat dibandingkan orang yang berjalan kaki, dan mungkin lebih kuat kemungkinannya dialami wanita.



"Setelah pengobatan kami mengamati anak-anak jadi takut untuk melakukan aktivitas fisik karena takut sakit, menari adalah cara terbaik," ujar Aishwarya.

Delegasi India mempresentasikan program untuk survivor kanker.Delegasi India mempresentasikan program untuk survivor kanker. Foto: Aisyah/detikHealth


Menari pun terbukti bisa membuat para survivor kembali bersemangat untuk berkontribusi dan beraktivitas pada lingkungan. Mereka belajar untuk bersosialisasi, menyalurkan kreativitas, dan menambah rasa kepercayaan diri.

"Dulu orang yang tergabung di sini enggak mau ikut jadi partisipan dan seperti 'nggak, nggak, aku enggak mau jadi partisipan!' tapi sekarang banyak banget yang mau ikut. Semua orang mau jadi bagian dari Ugam," ungkapnya dengan berbinar.

Tak cuma kegiatan menari, teater, dan kegiatan seni lainnya, Ugam juga punya kegiatan seperti pengumpulan dana dan juga grup media sosial. Grupnya enggak sembarangan, di grup yang ada di media sosial, para survivor bisa curhat tanpa ragu dan akan ditanggapi oleh para ahli yakni dokter dan psikolog klinis yang tergabung di grup. Wah, asik banget ya bangun kepercayaan diri sambil nari India!

(ask/up)