Rabu, 05 Des 2018 19:09 WIB

Inilah Gunanya Bilik Cinta, Seperti yang Digunakan Fahmi dan Inneke

Rosmha Widiyani - detikHealth
Apa fungsi bilik cinta sebenarnya? Foto: thinkstock
Jakarta - Pasangan suami istri Fahmi Darmawansyah dan Inneke Koesherawati terungkap menggunakan bilik cinta di Penjara Sukamiskin, Jawa Barat. Pihak penjara menyewakan bilik tersebut kepada tahanan dengan tarif Rp 650 ribu sekali pakai.

Berbeda dengan Sukamiskin, bilik cinta ternyata memang tersedia untuk tahanan di beberapa negara. Bilik cinta yang berlaku bagi narapidana dan pasangannya yang sah adalah bagian dari conjugal visit.

Conjugal visit tak hanya berlaku untuk pasangan suami istri, tapi juga untuk yang memiliki hubungan keluarga dengan tahanan. Studi yang dilakukan Universitas Yale pada 2012 menyatakan, conjugal visit menjamin kesehatan fisik dan mental narapidana selama dalam penjara. Conjugal visit juga menjamin kepatuhan dan menurunkan risiko terjadinya kekerasan seksual antara narapidana.



Riset yang dimuat dalam situs berita ATTN menyatakan, conjugal visit adalah powerful incencitive (penawaran) bagi narapidana yang patuh dan menjaga tingkah lakunya dengan baik. Selama kunjungan, suami istri bisa memenuhi kebutuhan seksual dan melepas kangen. Hal serupa juga bisa dipenuhi dari kunjungan anak pada orang tuanya yang sedang menjalankan sanksi. Secara keseluruhan, conjugal visit lebih banyak memberi dampak positif daripada negatif.

Manfaat conjugal visit juga dinyatakan pengamat kesejahteraan dari Luskin School of Public Affairs UCLA Jorja Leap pada 2014. Conjugal visit mencegah narapidana menjadi residivis, atau kembali dipenjara karena kembali melanggar hukum. Conjugal visit mengingatkan narapidana pada keluarga dan memotivasi untuk hidup lebih baik. Saat narapidana bebas, mereka akan kembali ke lingkungan masyarakat dan menjaga tingkah lakunya.

Beberapa negara yang menyediakan conjugal visit adalah Australia, Brazil, Kanada, dan Denmark. Empat negara bagian di Amerika juga mengizinkan conjugal visit yaitu California, Connecticut, New York, dan Washington. Conjugal visit hanya berlaku di beberapa penjara bergantung kebijakan pemerintah setempat.

Narapidana yang hendak menikmati conjugal visit cukup mengajukan izin pada pihak berwenang di penjara. Pemberian izin diberikan berdasar tingkah laku narapidana selama di penjara.

(Rosmha Widiyani/wdw)