Senin, 17 Des 2018 19:28 WIB

Menkum-HAM: Sekitar 1.400 Tahanan Lapas di Indonesia Mengidap HIV

Widiya Wiyanti - detikHealth
Yasonna Laoly saat peringatan Hari AIDS Sedunia. Foto: Annissa Widya Davita/detikHealth
Jakarta - Miris memang jika pengguna narkotika yang berada di lembaga permasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) juga mengidap HIV (Human Immunodeficiency Virus). Ternyata ada sekitar 1.400 tahanan dan warga binaan di lapas seluruh Indonesia yang positif mengidap HIV.

"Kurang lebih 1.400 yang di lapas dan rutan seluruh Indonesia yang kena HIV-AIDS," ujar Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, saat ditemui di Lapas Narkotika Kelas IIA, Cipinang, Jakarta Timur, Senin (17/12/2018).

Dengan demikian, Menkumham bekerjasama dengan Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek untuk menangani permasalahan ini. Angka yang terbilang cukup tinggi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.



Menkes Nila pun mengatakan bahwa permasalahan ini tidak bisa hanya ditangani di bagian hulu (pemerintah pusat), namun juga harus ditangani di bagian hilir (bagian lapas).

"Saya kira jelas kalau kita lihat dari sisi kesehatan, bukannya makin turun tapi makin tinggi. 1.400 tahanan yang jelas pakai narkoba itu akan kena HIV. Di hilir kami harus obati," jelasnya.

Salah satu cara yaitu dengan memberikan obat antiretroviral (ARV) secara rutin seumur hidup. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup serta produktivitas orang dengan HIV-AIDS (ODHA).

"Pemakai itu harapan kami bisa diobati, jangan sampai terjerumus lagi, kena TBC, kena hepatitis," tutupnya.



Tonton juga video 'Haru! Reaksi Masyarakat Terhadap Pejuang HIV':

[Gambas:Video 20detik]

Menkum-HAM: Sekitar 1.400 Tahanan Lapas di Indonesia Mengidap HIV
(wdw/wdw)