Kamis, 27 Des 2018 10:40 WIB

Israel Juga Legalkan Ganja Medis, Bahkan Boleh Ekspor

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi ganja. Foto: Thinkstock
Jakarta - Parlemen Israel sudah memutuskan dan menyetujui undang-undang yang mengizinkan ekspor ganja untuk pengobatan. Dikutip dari ABC, hal ini memungkin Israel memanfaatkan pasar global yang bisa menguntungkannya.

Perusahaan ganja medis Israel (iCAN) memperkirakan industri global akan mencapai 33 miliar dollar dalam lima tahun ke depan. Hal ini dikarenakan stigma yang menghilang di kalangan masyarakat, ditambah dengan beberapa negara yang disertifikasi untuk mengekspor ganja medis ini.

Undang-undang disetujui pada Selasa (25/12) malam setelah macet bertahun-tahun karena dikhawatirkan ganja medis ini akan bocor ke pasar gelap.



Sebelumnya, pemerintah Thailand juga telah melegalkan ganja untuk pengobatan dan riset. Dengan aturan ini, Thailand menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memperbolehkan ganja.

"Ini menjadi hadiah tahun baru dari Dewan Legislatif Nasional pada pemerintah dan warga Thailand," kata Ketua Komite Perencanaan Aturan Legalisasi Ganja Somchai Sawangkarn, dikutip dari CNBC.

Ganja berasal dari tanaman Cannabis Sativa yang memiliki bahan aktif yang disebut THC yang bisa membuat efek merasa mabuk. THC dan bahan lain dalam ganja juga bisa memengaruhi kinerja tubuh. Penerapannya dalam pengobatan masih kontroversial karena dikhawatirkan disalahgunakan.

(wdw/up)