Jumat, 28 Des 2018 15:00 WIB

Ingin Bantu Korban Tsunami? Ini Kebutuhan Paling Urgent Menurut Relawan

Rosmha Widiyani - detikHealth
Aksi relawan di proses evakuasi korban tsunami Selat Sunda. Foto: Rifkianto Nugroho Aksi relawan di proses evakuasi korban tsunami Selat Sunda. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Bantuan saat ini terus datang untuk korban tsunami Selat Sunda. Namun beberapa jenis bantuan ternyata jumlahnya sudah cukup bagi para korban. Salah satunya adalah pakaian untuk para korban dewasa dan anak-anak.

"Saat ini sudah sekitar 5 hari sejak terjadinya bencana, sehingga kita bisa lebih selektif terhadap bantuan yang datang. Untuk pakaian layak pakai (PLP) saat ini sudah cukup, sementara bantuan lain terkait logistik masih terus diperlukan," kata Direktur Disaster Management Institute of Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (DMII-ACT) Wahyu Novyan pada detikHealth, Jumat (28/12/2018).


Bila masih ingin memberikan pakaian, Wahyu menyarankan yang dikirim benar-benar masih bisa digunakan. Sesuai kategori PLP, pakaian tak perlu baru namun pantas dikenakan di lingkungan umum. Pakaian yang tidak layak pakai pada akhirnya tak digunakan pengungsi.

Berbeda dengan pakaian, pengungsi masih terus memerlukan bantuan logistik. Dalam daftar ACT bantuan tersebut adalah obat-obatan dan layanan medis, makanan siap saji, air bersih, selimut, dan alas tidur. Bantuan lainnya adalah tenda atau terpal, perlengkapan kebersihan, genset, perlengkapan tim penyelamat, dan kantung jenazah.

ACT tentunya tak bermaksud membatasi bantuan yang diterima dari para donatur. Namun bantuan tersebut sebaiknya sesuai dengan keperluan korban tsunami Selat Sunda.

(up/up)
News Feed