Minggu, 06 Jan 2019 07:10 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Diperpanjang, RS Tetap Urus Akreditasi

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pengumuman pemutusan kerja sama RS Karya Medika 2-BPJS Kesehatan akibat belum akreditasi. Foto: Rosmha/detikHealth Pengumuman pemutusan kerja sama RS Karya Medika 2-BPJS Kesehatan akibat belum akreditasi. Foto: Rosmha/detikHealth
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS
Jakarta - Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) mengingatkan fasilitas kesehatan tetap menyelesaikan akreditasi, meski kontrak kerja sama dengan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diperpanjang. Kementerian Kesehatan mengeluarkan kebijakan memperpanjang kontrak kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami sebetulnya baru tahu soal perpanjangan kerja sama. Namun yang pasti urusan akreditasi ini tetap harus selesai," kata Sekretaris Jenderal ARSSI Ichsan Hanafi pada detikHealth, Sabtu (05/01/2019).


Menurut Ichsan, urusan akreditasi sebetulnya hanya perlu waktu 3-4 hari. Namun persiapan untuk akreditasi perlu waktu hingga 6 bulan, untuk mengumpulkan kelengkapan dokumen. Rumah sakit juga harus menyiapkan sarana, prasarana, dan melatih kecakapan tenaga medis.

Persiapan inilah yang menyita perhatian rumah sakit, selain tugasnya melayani pasien. Namun Ichsan yakin akreditasi tak jadi masalah jika jajaran manajemen dan pemilik perhatian dengan urusan akreditasi sejak awal.

Ichsan berharap akreditasi menjadi prioritas utama tiap layanan kesehatan sekarang. Akreditasi menjamin mutu dan pelayanan rumah sakit pada pasien, yang dibuktikan kelengkapan dan kecakapan tenaga medis, sarana, dan fasilitas medis pendukung lainnya.



Simak Juga 'Pemerintah Kembali Suntik Dana BPJS Kesehatan Sebesar Rp 5,26 T':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS
News Feed
CNN ID
×
Insight With Desi Anwar
Insight With Desi Anwar Selengkapnya