Minggu, 06 Jan 2019 12:14 WIB

Kata Komite Akreditasi Soal RS yang Tak Terakreditasi: Cari RS Lain!

Rosmha Widiyani - detikHealth
Aktivitas pelayanan kesehatan di sebuah rumah sakit di Jakarta (Foto: Uyung/detikHealth) Aktivitas pelayanan kesehatan di sebuah rumah sakit di Jakarta (Foto: Uyung/detikHealth)
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS
Jakarta - Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menyarankan masyarakat bijak memilih rumah sakit. Menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atau tarif yang terlalu tinggi, sebaiknya jangan jadi syarat utama. Kementerian Kesehatan sendiri merekomendasikan perpanjangan kontrak kerja sama dengan RS meski proses akreditasinya belum selesai.

"Perpanjangan kontrak dilakukan untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat, misal di daerah yang rumah sakitnya cuma ada satu. Bagi masyarakat yang masih punya pilihan mending cari rumah sakit lain yang telah terakreditasi," kata Ketua Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dr Sutoto pada detikHealth, Minggu (6/1/2019).



Menurut Sutoto, akreditasi menjamin mutu pelayanan rumah sakit dan fasilitas kesehatan pada pasien. Penilaian akreditasi meliputi kelengkapan fasilitas, sarana, dan kecakapan tenaga kesehatan. Akreditasi mencegah pasien tertipu dengan tampilan fisik fasilitas kesehatan yang terlihat mewah, padahal tidak memenuhi syarat untuk melakukan tindakan medis.

Syarat dalam akreditasi memungkinkan tindakan medis bisa terlaksana dengan baik. Sutoto mencontohkan syarat pendingin dan penyaring udara yang harus ada dalam kamar operasi. Fasilitas tersebut memungkinkan kamar operasi tetap steril dan dokter bisa melaksanan operasi tanpa keluar keringat. Hasilnya operasi bisa berjalan baik dengan tingkat infeksi minimal.

Dalam situs KARS diketahui sebanyak 1.969 rumah sakit masih berstatus terakreditasi dengan berbagai standar nilai. Sebanyak 64 rumah sakit pernah berstatus terakreditasi namun belum memperpanjang, sedangkan 20 lainnya belum memiliki sertifikasi akreditas.



Simak Juga 'Pemerintah Kembali Suntik Dana BPJS Kesehatan Sebesar Rp 5,26 T':

[Gambas:Video 20detik]


Kata Komite Akreditasi Soal RS yang Tak Terakreditasi: Cari RS Lain!
(up/up)
Topik Hangat Putus Kontrak RS-BPJS